Bertujuan untuk mewujudkan manusia yang cinta sholat, SD Islamic Center Samarinda adakan training cinta sholat bagi seluruh siswa kelas 4, 5 dan 6 pada kamis (9/11) kemarin di studio TV Islamic Center dengan memberikan motivasi-motivasi tentang masalah wudhu dan sholat. Agenda yang telah digelar selama 2 hari tersebut mendatangkan trainer Cinta Sholat dari Surabaya.

Adapun latar belakang dari pelaksanaan training ini yakni sholat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam, sehingga SD Islamic Center merasa bertanggung jawab untuk menumbuhkan kondisi agar siswa dapat melakukan wudhu dan sholat dengan penuh cinta dan sungguh-sungguh. Selain ditujukan kepada siswa sebagai proses penyadaran agar semakin cinta terhadap sholatnya, pelatihan ini juga ditujukan bagi guru. Tujuannnya yakni agar guru dan karyawan mau dengan ikhlas ketika diberi amanah untuk menjaga dan membimbing siswa saat sholat serta dapat meningkatkan amaliah sunnah harian.

Selama 5 jam pelatihan cinta sholat, seluruh siswa terlihat tenang dan memberikan perhatian lebih pada materi yang disampaikan. Pada awal pertemuan, siswa diajak untuk merenungi perjalanan manusia dan melihat kebesaran Tuhan-Nya. Pelatihan yang disusun sedemikian rupa untuk anak-anak tersebut juga menampilkan video-video edukasi agar pengetahuannya semakin menarik. Selain perjalan manusia, siswa juga dikondisikan untuk merenungkan proses penciptaan manusia sampai kematian, tanda hari kiamat hingga kiat sukses meraih bahagia melalui wudhu dan sholat.

“Pasca training ini, diharapkan siswa dapat melakukan thaharah, dan berwudhu dengan sempurna. Selain itu dapat sholat tepat waktu dalam keadaan tenang, khusyuk, dan penuh kesadaran. Harapan kami hal tersebut dilakukan tanpa pengawasan orang tua, dan hanya dilakukan karena Allah”, ucap M. Muchtar selaku direktur trainer cinta sholat.

Training tersebut selain ditujukan kepada siswa, juga diberikan kepada seluruh guru dan karyawan dilingkungan SD Islamic Center. Sebagai komponen pendukung, guru dan karyawan diajak untuk mendidik dengan kalimat terindah. Selain itu juga diberikan arahan pada materi manajemen cinta sholat dan materi membangun aqidah Islam yang lurus.

Kepala SD Islamic Center, Rizal mengungkapkan bahwa pelatihan cinta sholat yang diadakan merupakan salah satu upaya sekolah agar dapat memperbaiki tata cara sholat siswa, baik saat sendiri maupun dalam shalat berjamaah. “Target kita yaitu dalam diri siswa terbangun kesadaran bahwa shalat harus tenang dan diri harus berusaha khusyuk, bukan karena guru sedang mengawasi, namun lebih karena tahu dan sadar bahwa shalat adalah interaksi antara kita dengan Allah”, ucap Pria asal Muara Badak tersebut. Ia juga berpesan bahwa ibadah itu penting dan tidak boleh bermain dalam pelaksanaannya. Kegiatan diakhiri pada jum’at (10/11) dengan materi pelatihan manajemen cinta sholat serta pelaksanaan wudhu dan sholat jum’at bersama guru. (Abdi/*)


Artikel Terkait