Warga Perumahan Citra Land di Jalan DI Pandjaitan, Kecamatan Sungai Pinang sedang bergembira. Sebentar lagi mereka akan punya masjid dua lantai yang dilengkapi fasilitas pendidikan seluas bangunan 800 meter persegi. Peletakan batu pertamanya pun dilakukan Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, M.Si, Sabtu (10/11) pagi lalu.

Kaltimtoday.co -  Warga Perumahan Citra Land di Jalan DI Pandjaitan, Kecamatan Sungai Pinang sedang bergembira. Sebentar lagi mereka akan punya masjid dua lantai yang dilengkapi fasilitas pendidikan seluas bangunan 800 meter persegi. Peletakan batu pertamanya pun dilakukan Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, M.Si, Sabtu (10/11) pagi lalu. 

Peletakan batu pertama Masjid Sungai Pinang ini juga dihadir Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kaltim KH Siswanto, Ketua Panitia Pembangunan Masjid H. Andi Sunandar, Camat Sungai Pinang Siti Nurhasanah, Management Citra Land Andre, Kapolsekta Sungai Pinang, Ketua Muhammadiyah Samarinda KH Masyumi dan pengurus lainnya, jamaah masjid dan undangan.   

Dalam sambutan Ketua Panitia Pembangunan Masjid Sungai Pinang H Andi Sunandar, peletakan batu pertama tersebut menandai dimulainya pembangunan masjid yang ditarget selesai dalam waktu 3 tahun. Luas lahan masjid tersebut 1.500 meter persegi yang merupakan wakaf dari warga dan ditambah pengembang perumahan. "Ini peletakan batu pertama dan wajib selesai. Kami turut mengundang Pemprov Kaltim yang dalam hal ini diwakili Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi supaya melihat langsung dan membantu lagi. Kami pun berharap ikhtiar kami yang sudah lama ditunggu warga perumahan ini bisa segera terwujud," kata Andi Sunandar yang diaminkan para jamaah masjid. 

Diungkap Andi Sunandar, total kebutuhan untuk membangun masjid tersebut sebesar Rp 7 miliar dengan konstruksi bangunan 2,5 lantai. Saat ini dana yang terkumpul baru Rp 2 miliar yang juga merupakan bantuan dari Pemprov Kaltim. Masjid tersebut pun akan mampu menampung 600 jamaah. Andi Sunandar berharap bantuan tambahan dari pemerintah guna menyelesaikan secepatnya pembangunan masjid tersebut. "Jamaah kami ada sekiar 150 orang, dan Majelis Taklim Rabiatul Adawiyah 50 orang yang dipimpin Ibu Ida Wahyuni. Setelah ini kami juga akan melakukan penggalangan dana," kata Andi Sunandar. 

Sementara itu Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengapresiasi semangat dan kekompakan warga Perumahan Citra Land. Apalagi dengan penamaan masjid yang juga merupakan nama daerah tersebut. Hadi Mulyadi berharap dengan pembangunan fasilitas rumah ibadah tersebut, kerukunan warga semakin terjaga. "Saya percaya, kalau kita sediakan tempat ibadah maka Allah akan membuka pintu rezeki kita. Jadi saya juga yakin masjid ini tak akan lama pembangunannya, insya Allah pemerintah juga mendukung. Saya atas nama pemerinah provinsi pun mengucapkan selamat atas dimulainya pembangunan Masjid Sungai Pinang ini," tutur Hadi. 

Sebagai bentuk dukungan pembangunan masjid, Hadi Mulyadi secara pribadi langsung membantu 300 sak semen. Sebelum mengakhiri sambutan, Hadi mengingatkan warga untuk tetap saling menjaga kerukunan dan kondusifitas jelang pemilihan presiden dan calon anggota legislatif (Caleg) 2019. "Hanya Kaltim yang tak pernah rusuh di banding daerah lain. Mari keamanan dan kenyamanan ini kita jaga bersama," tegas Hadi. 

Ditambahkan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kaltim KH Siswanto, kerja sama antara pengembang perumahan warga dan pemerintah harus terus ditingkatkan. Terlebih dalam hal pembangunan fasilitas rumah ibadah. Dia pun berharap pembangunan Masjid Sungai Pinang mengundang barakah sehingga bisa selesai sesegera mungkin. "Saya yakin dengan kekompakan warga, pembangunan masjid ini akan segera tuntas. Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini, semoga menjadi keberkahan untuk kita semua," sambungnya.

Perwakilan management Citra Land Samarinda Andre Prayogo juga mengungkapkan rasa syukurnya karena dengan adanya masjid secara otomatis juga akan menambah fasilitas perumahan. "Dalam kesempatan ini saya mewakili managemen mengucapkan terima kasih. Lika liku pembangunan masjid memang cukup panjang, tapi dengan bantuan banyak pihak insya Allah bisa terwujud," pungkasnya. [ADV]