Kaltimtoday.co - Pemkot Samarinda terus memutar otak untuk menghemat anggaran. Kali ini bakal disiasati dengan melebur sejumlah organisasi perangkat daerah (ODP) Peleburan itu direncanakan dimulai tahun depan.

Peleburan OPD dipastikan bakal menyebabkan perampingan struktur. Sehingga bisa dilakukan efesiensi dan efektifitas kerja, serta menghemat alokasi belanja yang semestinya bisa digunakan untuk keperluan yang lebih penting dan mendesak. 

Hal itu disampaikan langsung Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin. Sugeng menyebut, salah satu OPD yang bakal dilebur adalah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Samarinda. Selain itu, ada Dinas Perumahan dan Permukiman yang bakal dilebur ke DInas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Sementara, urusan pertamanan yang kini dinaungi akan dialihkan ke Dinas Lingkungan Hidup. 

“Bidang kebudayaan di Dinas Pendidikan juga masih kami kaji apa mau dilebur atau tidak,” ujar Sugeng. 

Dia menuturkan, selain soal efesiensi, efektivitas kerja, peleburan, dan pembenahan tata kelola merupakan dampak dari turunnya pendapatan daerah. Sehingga menuntut efesiensi belanjar di sektor pegawai. 

“Kalau OPD berkurang, belanja pegawai bisa lebih hemat. Mulai mobil dinas, kepala dinas, hingga pejabat eselon tiga berkurang,” ujarnya. 

Sebelumnya, mantan kepala Bappeda Samarinda itu mengungkapkan, dalam nota keuangan yang diajukan Pemkot Samarinda ke DPRD Samarinda, total pendapatan hanya Rp 1,9 triliun. Nominal itu jauh turun dari tahun-tahun sebelumnya. 

“Lebih baik minim struktural tetap kaya manfaat, daripada banyak struktur kurang fungsi,” pungkasnya. 

[TWK]


Artikel Terkait