Kaltim

Akun Palsu Gubernur Kaltim Kembali Menyeruak, Minta Nomor Kode Whatsapp Sebagai Modus Penipuan

Kaltim Today
01 Februari 2020 20:24
Akun Palsu Gubernur Kaltim Kembali Menyeruak, Minta Nomor Kode Whatsapp Sebagai Modus Penipuan
Isi pesan chatting akun palsu yang mengatasnamakan Gubernur Kaltim Isran Noor.

Kaltimtoday.co, Samarinda - Upaya mencari pundi penghasilan di tengah berkembangnya zaman seperti saat ini, tentu banyak membuat orang berlomba-lomba mengasah kemampuan mereka. Namun tak sedikit di antaranya yang justru ingin memanfaatkan keadaan dengan melakukan modus penipuan melalui media chatting dan sosial.

Seperti yang terjadi baru-baru ini. Pada salah satu platform media sosial facebook, terdapat sebuah akun mengatasnamakan Gubernur Kaltim Isran Noor. Dilihat dari aktivitas lini masa akun facebook yang dibuatnya pada Januari 2020, Isran palsu terlihat mengenakan baju adat khas Jawa beserta blangkon bermotif batik.

Yang disasar akun palsu tersebut ialah Soleh Arifin. Saat dikonfirmasi, Soleh menuturkan, mulanya dia mendapatkan permintaan pertemanan dari akun palsu gubernur tersebut. Setelah diterima pertemanannya, selang beberapa waktu kemudian, akun palsu itu langsung melakukan kontak dengan cara chatting di platform tersebut.

Soleh pun menanggapinya, akan tetapi dia begitu paham dan sadar, kalau akun itu bukan bersifat resmi alias abal-abal. Dari percakapan yang diterima, terlihat bahwa Soleh diminta pemilik akun palsu Isran Noor itu untuk mengirimkan kode 6 angka konfirmasi pertemanan yang masuk melalui SMS.

“Berapa no wa pian, apakah kita bisa berteman di wa peribadi saya,” tulis akun palsu tersebut kepada Soleh.

Meski menaruh curiga, namun Soleh memberikan nomor ponselnya kepada akun tersebut. Kemudian akun palsu Isran ini kembali membalas dengan mengatakan ada enam digit kode konfirmasi pertemanan yang telah dikirim melalui pesan SMS di hp Soleh.

"Paham aja penipuan. Kode itu kan mau cloning akun wa, paham ajalah makanya gak saya kasih kodenya,” lanjut Soleh.

Sementara itu, fenomena akun palsu yang mengatasnamakan orang nomor satu di Kaltim ini bukan kejadian pertama kalinya. Pada pertengahan 2019 silam, kasus serupa juga senter terdengar. Teranyar, pada saat ini Pemprov Kaltim sendiri telah mengeluarkan tanggapannya melalui akun resmi di platform Instagram.

"Dengan ini kami sampaikan bahwa bapak Isran Noor tidak pernah membuat akun media sosial, dan semua akun yang mengatasnamakan itu adalah palsu," pungkas akun resmi Pemprov Kaltim membantah.

[JRO | RWT]



Berita Lainnya