Kukar

Anggota DPRD Kukar Saparuddin Pabonglean Ikut Berkurban Sapi

Kaltim Today
22 Juli 2021 14:34
Anggota DPRD Kukar Saparuddin Pabonglean Ikut Berkurban Sapi
Anggota DPRD Kukar, Saparuddin Pabonglean berbaju orange. (Supri/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Merayakan Iduladha 1442 Hijriah, anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Saparuddin Pabonglean ikut berkurban.

Dia memaknai Iduladha merupakan syariat yang sudah disyariatkan mulai dari Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sampai Nabi Muhammad. Jadi salah satu ibadah yang paling dicintai Allah dan para rasulnya. Paling mulia dan sempurna di Iduladha saat hari Tasyrik adalah menyembelih hewan kurban sebagai bukti rasa syukur dan ketaatan kepada Allah SWT.

Terlebih lagi saat pandemi Covid-19 ini, bisa bermakna bentuk kepedulian sosial kepada sesama manusia. Sebab dengan menyembelih hewan kurban, bisa berbagi dan dapat dirasakan manfaatnya kepada masyarakat berbagai kalangan.

"Mudah-mudahan ini sebagai bentuk kepedulian kita ditengah situasi ekonomi, mudah-mudahan bisa menambah pemenuhan gizi masyarakat walaupun tidak seberapa. Paling tidak ada nilai-nilai manfaat," kata Saparuddin, Kamis (22/7/2021).

Anggota DPRD Kukar dari Dapil Kecamatan Tenggarong itu menuturkan, pihaknya menyembelih 5 ekor sapi yang dikurbankan dibeberapa tempat berbeda. Satu ekor sapi di SMK Negeri 1 Tenggarong, SMA Negeri 2 Tenggarong, Pondok Pesantren Ibnu Karim, di rumah pribadi, terakhir di Masjid Baiturahman Tambak Rel.

Saparuddin menuturkan, teknis pelaksanaan pemotongan hewan kurban masa pandemi Covid-19 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya ada prosedur dan protokol kesehatan yang harus ditaati seperti jumlah panitia dibatasi, semua yang terlibat wajib mengunakan masker maupun menghindari masyarakat berkerumun saat pembagian daging.

"Jadwal sudah kita atur sedemikian rupa sehingga nanti tidak ada kerumunan masyarakat. Berdasarkan pengalaman kita setiap tahun disini tidak ada masalah," katanya.

Hari Tasyrik tinggal hari ini dan besok (Jum'at), dia mengimbau bagi masyarakat yang belum sempat berkurban dan ada rezekinya dapat menunaikan. Masih ada waktu, jangan ditunda-tunda lagi sebab tidak ada jaminan di tahun depan bisa bertemu dengan momen seperti ini.

"Karena ibadah haji ditiadakan, harapan kita biaya operasional haji sebagai bisa dialihkan untuk berkurban biar bisa dirasakan masyarakat," pungkasnya.

[SUP | TOS | ADV DPRD KUKAR]



Berita Lainnya