Bontang

Antisipasi Matinya Server Imigrasi, Basri Siap Pengadaan Genset

Kaltim Today
07 Mei 2021 17:50
Antisipasi Matinya Server Imigrasi, Basri Siap Pengadaan Genset

Kaltimtoday.co , Bontang - Wali Kota Bontang , Basri Rase dan Wakil Wali Kota Bontang, Najirah meninjau langsung pelayanan imigrasi di Unit Kerja Kantor (UKK) Imigrasi Kelas I TPI Samarinda di Bontang, Kamis (6/5/2021).

Peninjauan tersebut dalam rangka melengkapi sarana prasarana pelayanan imigrasi sesuai dengan perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dan Dirjen Imigrasi.

Basri menyebut, yang paling dibutuhkan saat ini atau terbilang kedekatan pengadaan genset untuk pelayanan imigrasi. Server tersebut tersimpan server yang harus pasokan aman listriknya sekalipun terjadi pemadaman listrik di Bontang .

"Terjadi mati listrik beberapa hari lalu, dan yang dikhawatirkan server imigrasi," kata Basri.

Dikatakannya, server tak bisa mengalami pemadaman listrik. Karena jika itu terjadi akan mengakibatkan server mati dan harus dinyalakan di pusat alias di Jakarta.

 

Lihat posting ini di Instagram

 

Sebuah pos dibagikan oleh Kaltim Today (@ kaltimtoday.co)

"Karena ini urgen, Insyaallah bisa diusahakan pengadaan genset dalam waktu dekat," ujarnya.

Kepala UKK Imigrasi Kelas I TPI Samarinda di Bontang, Oka mengatakan, ketika terjadi pemadaman listrik dan tidak ada genset, server masih bisa bertahan hingga 10 menit. Lewat dari itu, server bisa mati total. Hal ini sangat dikhawatirkan pihaknya. Mengingat sulitnya server dinyalakan, karena harus dibawa ke pusat.

"Kemarin saat mati lampu, Alhamdulillah tidak sampai 10 menit, kami was-was, makanya sempat hubungi Bu Andi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPM-PTSP Bontang," ujarnya.

Kabid Pengaduan, Pengendalian Kebijakan dan Pelaporan Layanan DPM-PTSP Bontang, Andi Kurnia mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari kepala UKK Imigrasi Kelas I TPI Samarinda di Bontang, makanya langsung berkoordinasi dengan Wali Kota.

"Saya laporkan untuk mencari solusi, juga genset bisa dianggarkan karena memang mendesak sebagai antisipasi pemadaman listrik," ungkapnya.

Andi menyatakan, memang masih ada beberapa kewajiban Pemkot Bontang yang belum terpenuhi sesuai dengan PKS. Dipenuhi, ia berharap kewajiban tersebut bisa segera terpenuhi agar pelayanan imigrasi dapat dinikmati masyarakat Bontang.

[RIR | NON | ADV DISKOMINFO BONTANG]

[related_posts_by_tax taxonomies = "post_tag"]



Berita Lainnya