Kukar

Diskominfo Kukar Harap Desa Lekaq Kidau Bentuk KIM untuk Perkenalkan Potensi Budaya Dayak Kenyah

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Dalam rangka Gathering Jurnalis, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) mengajak 20 awak media untuk berkunjung ke Desa Budaya Lekaq Kidau di Kecamatan Sebulu, Kukar pada Sabtu (07/11/2020).

Kedatangan rombongan disambut dengan Adat Terima Sakai yakni untuk mengusir virus yang mengikuti rombongan. Kemudian ada tarian atau Kancet Nyelama Sakai untuk menyambut tamu.

Baca juga:  Media Gathering, Diskominfo Kukar Ajak Jurnalis Eksplore Desa Budaya Lekaq Kidau

Kencet Pepatai adalah tarian memperebutkan seorang wanita cantik jelita dan Kancet Kreasi Temengang Madang adalah tarian yang menyimbolkan perdamaian antara masyarakat dayak kenyah.

“Tujuan Gahtering Jurnalis di Desa Budaya Lekaq Kidau untuk mengangkat potensi seni budaya yang terus dilestarikan oleh Suku Dayak Kenyah sub Lepoq Bem. Hal ini dilakukan agar rekan-rekan jurnalis dapat menginformasikan potensi status desa budaya kepada masyarakat luas,” ujar Kepala Bidang Pelayanan Komunikasi Publik (Kabid PKP) Diskominfo Kukar, Ahmad Rianto.

Selain itu, pihaknya mendorong agar pihak desa bersama masyarakat untuk membentuk kelompok informasi masyarakat (KIM), agar kedepannya potensi-potensi di Desa Lekaq Kidau terus dapat dilestarikan dan diperkenalkan kepada masyarakat luas. Dengan adanya KIM dapat menguptade tentang potensi desanya sebagai upaya dalam menyebarluaskan informasi.

Awal titik temu ini adalah upaya untuk berkolaborasi dan kerja sama antara pihak desa dan Diskominfo Kukar. Salah satu programnya yakni membentuk dan membina KIM untuk kemajuan sebagai salah satu predikat desa budaya di Kukar.

Baca juga:  BPJS Kesehatan Sediakan Banyak Cara Cek Status Kepesertaan JKN-KIS

Sementara itu, Pejabat (Pj) Kepala Desa Lekaq Kidau, Adang sangat antusias menyambut kedatangan rombongan Gathering Jurnalis di desanya. Dia mengatakan selama ini banyak masyarakat yang tidak berkunjung ke Desa Lekaq Kidausalah satu faktornya adalah masih sulitnya akses menuju ke Desa Lekaq Kidau, apalagi untuk ke desa Lekaq Kidau harus menggunakan jalur sungai.

“Tetapi sebentar lagi desa ini bisa ditempuh melalui jalur darat dan bisa dilalui roda dua dan empat,” pungkas Adang.

[SUP | RWT | ADV DISKOMINFO]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker