Kaltim

DLH Kaltim Tetap Utamakan Protokol Kesehatan Selama Prosesi Penyembelihan Hewan Kurban

Kaltimtoday.co, Samarinda – Cuaca pada Sabtu pagi (1/9/2020) tampak cerah dan mendukung. Momen dan atmosfer hari raya Iduladha 1441 H yang jatuh pada 31 Juli 2020 kemarin masih kentara terasa. Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltim pun tak ingin ketinggalan. Prosesi penyembelihan hewan kurban berlangsung di halaman belakang kantor yang berlokasi di bilangan MT Haryono Samarinda itu. Ada beberapa orang yang hadir, sembari menyiapkan perlengkapan untuk penyembelihan. Semua terlihat sibuk nan bersuka cita. Nampak sembilan sapi dan dua kambing siap dikurbankan.

Momen Iduladha tahun ini memang terasa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Meski begitu, tak menjadi halangan bagi DLH Kaltim untuk melangsungkan kurban. Di tengah pandemi virus Corona, proses penyembelihan pun jadi lebih ketat. Sesuai anjuran pemerintah, seluruh panitia kurban tetap memerhatikan protokol kesehatan yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Begitu pula dengan alat potong serta wadah yang sudah disterilkan.

Baca juga:  Inventarisasi Sarana dan Prasarana Pengelolaan Sampah Harus Lengkap Menyeluruh

Disampaikan oleh Riva Hadiyah, perwakilan dari DLH Kaltim bahwa momen Iduladha kali ini sangat amat mempertimbangkan banyak hal karena bertepatan dengan pandemi. Mulai mengurangi massa hingga proses penyembelihan yang sesuai anjuran.

Distribusi daging kurban pun sudah diatur sedemikian rupa. Selain diberikan pada pegawai DLH Kaltim itu sendiri, daging juga langsung diberikan kepada sekitar 30 lebih pegawai pensiun DLH Kaltim, warga di sekitar bilangan MT Haryono, serta ke tiga panti asuhan dan empat rumah tahfiz Alquran yang berada di Samarinda.

Berkomitmen tidak menggunakan plastik untuk menaruh daging kurban, wadah pun dipilih. Masyarakat yang ingin mengambil daging pun dianjurkan membawa wadahnya sendiri demi mengurangi sampah plastik. (Yasmin/Kaltimtoday.co)

“Momen Iduladha kali ini sekaligus menjaga tali silaturahmi kami dengan para pegawai pensiun yang dulu. Mereka gabung lagi dan berkumpul bersama,” ujar Riva.

Menariknya lagi, pengemasan daging kurban tahun ini terlihat berbeda. Umumnya, daging akan dibungkus menggunakan kantong plastik. Namun, DLH Kaltim berkomitmen untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Sehingga lebih memilih untuk menggunakan wadah baskom. Para pihak yang diberikan daging kurban pun diwajibkan untuk membawa wadah sendiri. Tidak disediakan plastik sama sekali. Dimulai dari hal kecil, anjuran tersebut sekaligus dalam rangka mengurangi sampah plastik dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya.

Baca juga:  Sarana dan Prasarana Pengelolaan Sampah di Kaltim Harus Lebih Berkembang

Tak dapat dimungkiri, walaupun suasana Iduladha kali ini tak terlalu ramai seperti tahun-tahun sebelumnya, namun makna dari berkurban itu tetap dirasakan. Bahkan, dulu di DLH penyembelihan hewan kurban dilakukan pada hari kerja. Namun karena pandemi virus Corona, tahun ini penyembelihan dipilih pada hari libur agar mengurangi jumlah orang yang berkumpul dan tetap menjaga physical distancing.

“Teman-teman dari DLH Kaltim juga ada yang akan mengantar daging kurban ke beberapa tempat karena kami mengurangi sejumlah orang yang datang langsung ke kantor,” pungkas Riva.

[YMD | RWT | ADV DISKOMINFO]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close