Samarinda

DLH Samarinda Jadi Penanggung Jawab Kegiatan Eco Enzym

Kaltimtoday.co, Samarinda – Meskipun tidak menyiapkan acara khusus untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang jatuh pada 5 Juni lalu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda bukan diam saja.

Bersama dengan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot), DLH Samarinda menjadi penanggung jawab dalam kegiatan penyemprotan eco enzym yang digagas Tim Penggerak Permberdayaan Kesejahteraan keluarga (TP PKK) Samarinda.

Baca juga:  DLH Samarinda Ajak Masyarakat Kelola Sampah Jadi Kompos Bernilai Jual

“Memang inisiatornya dari ibu Rinda, ketua TP PKK, istiri pak Wali Kota, Andi Harun. Nah kami ditunjuk sebagai penanggung jawabnya,” kata Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani.

Agenda penyemprotan yang digabung dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup tersebut dilaksanakan di halaman parkir Balaikota Samarinda, Jalan Kesuma Bangsa.

Baca juga:  Banyak Dilintasi Truk Material, Samarinda Penuh Debu dan Kotor

Acara yang dipimpin langsung Wali Kota Samarinda, Andi Harun ini bekerjasama dengan komunitas pembuat eco enzym.

“Memang dari komunitas ini awalnya. Nah kami kolaborasi lah, ini disemprotkan ke udara nanti,” jelasnya lagi.

Baca juga:  Banyak Remaja di Samarinda Terjebak Pergaulan Bebas, DPRD Minta Orangtua Aktif Mengawasi

Agenda penyemprotan eco enzym ini sudah lama dirancang oleh TP PKK Samarinda. Sehingga eksekusi pada Hari Lingkungan Hidup ini dianggap sebagai momen yang tepat untuk melaskanakan penyemprotan.

Kedepannya, penyemprotan eco enxzym rencananya akan rutin dilakukan. Karena untuk membuat cairan eco enxym ini juga tidak diperlukan bahan-bahan yang susah ditemui.

“Membuatnya mudah saja kok, nanti kami sosialisasikan,” pungkasnya.

Baca juga:  DLH Samarinda Minta Camat Sungai Kunjang Cari Lahan Baru untuk Relokasi TPS Cendana

Untuk informasi, Enzyme ini pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Rosukon Poompanvong yang merupakan pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand. Gagasan proyek ini adalah untuk mengolah enzim dari sampah organik yang biasanya di buang ke dalam tong sampah sebagai pembersih organik.

Jadi eco enzyme adalah hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan air. Warnanya coklat gelap dan memiliki aroma fermentasi asam manis yang kuat.

[KA | NON | ADV DLH SAMARINDA]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker