Samarinda

DPRD Kaltim Harap SDM Berkualitas Seimbang dengan Pengembangan Teknologi

Kaltim Today
29 Juni 2021 20:38
DPRD Kaltim Harap SDM Berkualitas Seimbang dengan Pengembangan Teknologi
Anggota DPRD Kaltim, Amiruddin.

Kaltimtoday.co, Samarinda - Tak dapat dimungkiri bahwa pandemi Covid-19 membuat berbagai hal menjadi terbatas. Termasuk dalam hal pengembangan teknologi. Sebab secara umum, anggaran telah terpangkas untuk penanggulangan pandemi yang masih terjadi sejak kemunculannya pada medio Maret 2020 lalu.

Dalam hal ini, DPRD Kaltim pun mendorong pengembangan teknologi agar bisa terus dilakukan walaupun pandemi masih terjadi. Hal itu diungkapkan salah satu legislator Karang Paci, Amiruddin. Dirinya menyampaikan bahwa kemajuan teknologi notabenenya akan memberikan beragam manfaat kepada masyarakat luas.

Lebih lanjut, jelas Amiruddin, kehadiran teknologi harus dimanfaatkan secara baik sebagai alat untuk membantu dan memudahkan aktivitas di seluruh sektor agar tetap berjalan maksimal.

"Hal itu dilakukan agar menghasilkan sebuah kemajuan meski sedang di tengah Covid-19," ungkap Amiruddin belum lama ini.

Legislator asal Dapil Paser-PPU itu juga mengingatkan bahwasanya jangan sampai inovasi sebuah kemajuan teknologi justru melupakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sebab teknologi dan SDM berkualitas tidak akan bisa dilepaskan. Mempunyai pengaruh yang cukup besar. Terlebih lagi, Indonesia mempunyai bonus demografi yang sangat disayangkan jika kesempatan tersebut malah dibiarkan.

“Jadi tidak hanya teknologi yang dikembangkan, kualitas SDM kita harus ikut ditingkatkan," tambah Amiruddin.

Upaya agar adanya pemahaman terkait pemanfaatan teknologi secara maksimal juga harus dilakukan sesegera mungkin. Diketahui bahwa perdagangan bebas sudah berjalan pula. Dan daya persaingannya tak hanya antar daerah, namun sudah sampai antar negara.

"Kita banyak diserbu-serbu barang impor yang masuk ke negara kita. SDM kita harus berkualitas dan berdaya saing,” tambahnya.

Secara pribadi, Amiruddin juga mengaku dia tak ingin Indonesia dipenuhi tenaga kerja asing atau barang impor. Sehingga harus dibarengi dan ada antisipasi dengan peningkatan kualitas SDM.

[YMD | RWT | ADV DPRD KALTIM]



Berita Lainnya