Samarinda

DPRD Samarinda Segera Evaluasi Perusda Varia Niaga Terkait Pengelolaan Parkir Non Tunai

Kaltim Today
15 September 2022 17:23
DPRD Samarinda Segera Evaluasi Perusda Varia Niaga Terkait Pengelolaan Parkir Non Tunai
Anggota Komisi II DPRD Samarinda Novi Marinda Putri.

Kaltimtoday.co, Samarinda - Salah satu setoran retribusi yang bocor setiap tahun berasal dari setoran parkir di tepi jalan. Sebab sebagian besar dikuasai oknum juru parkir (jukir) liar. Mulai pertengahan tahun ini Pemkot melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, akhirnya menggandeng Perusda Varia Niaga untuk penerapan parkir non tunai.

Tiga titik ruas jalan kini menjadi percontohan dalam penerapan parkir non tunai, yang diawasi oleh Perusda Varia Niaga. Diantaranya Jalan KH Khalid, Jalan Panglima Batur dan Jalan Pangeran Diponegoro.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Novi Marinda Putri memastikan pihaknya akan segera melakukan evaluasi terhadap pengelolaan parkir tersebut. Sebab ia mengakui kerja sama yang dilakukan oleh Dishub Samarinda dengan perusahaan plat merah itu belum diterapkan secara maksimal kepada masyarakat.

“Janjinya 1,5 bulan kan. Makanya kami berencana memanggil mereka di akhir bulan ini, setelah reses,” ungkapnya.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengharapkan kerja sama Dishub Samarinda dengan Varia Niaga, harusnya lebih banyak mendongkrak PAD Samarinda. Terutama yang berasal dari setoran parkir di tepi jalan.

“Kalau hasilnya lebih turun atau sama saja kan percuma. Yang kami tahu kerja sama itu harusnya bisa lebih meningkat lagi,” tegasnya.

Sebab menurutnya penerapan parkir non tunai ini sudah benar, untuk menekan kebocoran PAD yang berasal dari sektor tersebut. Hanya saja sosialisasinya yang kurang maksimal kepada masyarakat.

“Masih banyak ditemukan jukir yang tidak mengeluarkan mesin edisinya (alat bayar parkir non tunai), kalau tidak kita minta. Bagaimana kalau masyarakat yang tidak Tanya, tetap akan membayar tunai kan,” jelasnya.

Sehingga dia pun mengharapkan dari Perusda Varia Niaga lebih rutin lagi dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat. Tak heran dari Komisi II pun berencana untuk memanggil Perusda Varia, untuk melihat progress yang sudah berjalan belakangan ini dalam mengelola parkir non tunai.

“Sosialisasi sekarang kan lebih mudah, karena ada sosial media. Ini yang saya lihat di sosial medianya juga tidak ada pemberitahuan. Bagaimana masyarakat mau tahu kalau sekarang pemerintah mulai menerapkan bayar parkir non tunai,” demikian Novi.

[PAS | NON | ADV DPRD SAMARINDA]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co News Update", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya