Kukar

Genjot Vaksinasi Pelajar, Kukar Bersiap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Kaltim Today
16 September 2021 20:46
Genjot Vaksinasi Pelajar, Kukar Bersiap Gelar Pembelajaran Tatap Muka
Pelaksanaan vaksinasi pelajar di SMAN 1 Tenggarong.(Supri/Kaltimtoday.co).

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas salah satunya mengencarkan vaksinasi pelajar.

Dalam pelaksanaan juga didukung Badan Intelijen Nasional Daerah (Binda) Kaltim dengan membantu memberikan vaksin untuk sasaran pelajar yang dilaksanakan SMAN 1 Tenggarong pada Kamis (16/9/2021).

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin turut memantau langsung proses vaksinasi tersebut. Dia mengatakan, hal ini sesuai dengan instruksi Presiden RI, sebagai bentuk mempersiapkan PTM. Dari jumlah sasaran 548.231 baru tervaksin sekitar 161.629, artinya masih presentase 29.5%.

Dia menyebutkan ada sekitar 3000 siswa yang divaksin terbagi dua tempat yakni 1500 di SMAN 1 Tenggarong dan Stadion Aji Imbut.

"Untuk pelajar sendiri belum banyak dan ini salah satu agenda yang kami support karena bisa membantu mempercepat vaksinasi di Kukar berjalan dengan baik," kata orang nomor dua di Kukar.

Terkait kapan PTM dilaksanakan, Rendi menuturkan saat ini masih dalam masa PPKM level IV, jika melihat kondisi angka kasus Covid-19 yang terus melandai mudah-mudahan turun ke level III. Sebenarnya PTM bisa diterapkan jika Kukar sudah berada di level II untuk mengantisipasi hal yang tidak inginkan kedepannya.

Namun sesudah diskusi dengan Bupati Kukar, Edi Damansyah dan Sekda Sunggono, untuk level III akan coba berlakukan dibeberapa wilayah.

"PPKM level III nanti kami coba dibeberapa wilayah khusus zona hijau dan wilayah lumayan jauh jangkauannya yang didalamnya sudah tidak ada lagi klaster Covid-19. Mungkin kami coba dalam waktu dekat, kalau persis tanggalnya belum," ungkapnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono menambahkan, target vaksinasi pelajar kedepan tentunya ingin semuanya tercapai.

"Secara bertahap karena ada pembatasan usia, jadi sesuai dengan ketersediaan vaksin dan instruksi pusat," tutupnya.

[SUP | NON | ADV DISKOMINFO KUKAR]



Berita Lainnya