Headline

Hanya Budisatrio Wakil Kaltim di Pansus DPR RI untuk Pemindahan Ibu Kota Baru

Kaltimtoday.co, Samarinda – Dalam waktu dua pekan masa kerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2014–2019 segera berakhir. Walau demikian, para wakil rakyat itu menyusun panitia khusus (pansus) pemindahan ibu kota negara (IKN). Panitia itu diisi oleh Fraksi Golkar Zainudin Amali, anggotanya ada 30 legislator mewakili Komisi II, III, V dari semua fraksi di DPR. Tiga wakil ketua yang ditunjuk itu ialah, Indah Kurnia dari Fraksi PDIP, Rahayu Saraswati dari Fraksi Gerindra, dan Ahmad Bakrie dari Fraksi PAN.

Dari Informasi yang dihimpun, setidaknya ada tiga pokok yang bakal dibahas pansus tersebut, sumber pendanaan dan pembiayaan infrastruktur IKN. Kemudian, lahan, rencana lokasi, dan lingkungan calon ibu kota baru. Terakhir, soal produk regulasi sebagai payung hukum IKN baru.

Baca juga:  Banyak Pendaftar Beasiswa Bingung, Pengelola Klaim Sudah Pasang Call Center

Ironisnya, dari 30 anggota Pansus Pemindahan Ibu Kota baru itu tak ada satupun wakil dari Benua Etam. Tapi itu tak bertahan lama sebab Fraksi Gerindra mengganti anggota Pansus IKN yang sudah diusulkan sebelumnya. Awalnya Gerindra mengusulkan nama H Moh Nizar Zahro melalui surat keputusan nomor A.215/F.P-GERINDA/DPRRI/VIII/2019. Namun SK tersebut ditarik lalu nama G. Budisatrio Djiwandono dengan nomor SK A.270/F.P-GERINDRA/DPRRI/IX/2019 diusulkan mengganti Nizar Zahro.

“Alasan mengganti  Bapak Budisatrio jadi anggota pansus karena dia wakil rakyat Kaltim yang terpilih disini (Kaltim),” ungkap Rudiansyah, Tenaga Ahli Budisatrio dalam keterangan persnya, Kamis (19/09/2019). Sayangnya saat itu Budisatrio tak hadir karena sedang ada urusan.

Lebih lanjut dia menerangkan, internal partai memang sudah final keputusannya untuk menunjuk Budi Satrio. Tapi usulan nama tersebut harus diusulkan ke DPR RI untuk diproses lebih lanjut dalam rapat paripurna. Dari legislator perwakilan Bumi Etam hanya Budisatrio yang masuk dalam pansus IKN. Mengenai anggota DPR lainnya dari Kaltim, Rudi tak mengetahui.

Baca juga:  Isran: Pembangunan Ibu Kota Negara Berada di Tiga Kecamatan

Padahal bukan hanya Budisatrio yang lolos dalam Pileg 2019 sebagai wakil Kaltim di parlemen. Adapula nama lain seperti Rudi Masud dan Hetifah Sjaifudin (Golkar). Safaruddin dan Thomas Ismail (PDIP). Budisatrio (Gerindra). Aus Hidayat Nur (PKS) kemudian Irwan (Demokrat) dan Awang Faroek Ishak  (NasDem).

“Warga Kaltim tak perlu khawatir sebab wakilnya sudah ada dan diharapkan agar bisa mengawal kerja Pansus Pemindahan Ibu Kota. Yang jelas kami sudah ada SK,” katanya.

Sayangnya, Rudi tidak menerangkan lebih lanjut mengenai detail kiprah Budisatrio yang hendak memperjuangkan aspirasi Kaltim dalam Pansus IKN.

“Biar Bapak Budisatrio saja yang menyampaikan. Dalam waktu dekat pansus akan kunjungan ke Kaltim,” pungkasnya.

[JRO | TOS]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close