Kukar

Kukar Ikut Terapkan Kaltim Steril, Enam Ruas Jalan Diblokade

Kaltim Today
05 Februari 2021 18:35
Kukar Ikut Terapkan Kaltim Steril, Enam Ruas Jalan Diblokade

Kaltimtoday.co, Tenggarong - Menindaklanjuti Instruksi Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) terkait pembatasan aktifitas setiap hari Sabtu dan Minggu, Pemerintah Daerah (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan rapat koordinasi bersama tim Satgas dari unsur TNI-Polri, BPBD, Satpol PP dan Dinas Kesehatan Kukar, Jumat (05/02/2021).

"Sesuai arahan Bupati kita bersepakat untuk menindaklanjuti dan mendukung instruksi Gubernur," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono saat ditemui di ruang kerjanya.

[irp posts="27354" name="Biaya Swamp Rig Sebesar US$ 68 Juta, PT PHM dan Apexindo Tandatangani Kontrak"]

Dia menambahkan, pihaknya akan segera membuat kebijakan yang selaras seperti pembatasan orang keluar masuk dari Kukar dan sebaliknya. Untuk memastikan kebijakan tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan camat, koramil dan kapolsek di beberapa pintu masuk dan keluar agar mendirikan pos pos penjagaan

Seperti di Kecamatan Samboja, Marangkayu, Muara Badak, kemudian Kota Bangun, Loa Janan dan Tenggarong seberang.

"Sesuai kesepakatan, Sabtu dan Minggu khusus Kota Tenggarong akan membatasi dan menutup ruas-ruas jalan setidaknya ada enam titik yang akan di portal atau blokade," tegasnya.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kaltim Today (@kaltimtoday.co)

"Untuk mengurangi aktifitas masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan diluar rumah kecuali untuk kepentingan yang mendesak," kata Sunggono.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Satgas agar besok sudah memasang portal di beberapa titik yang sudah ditentukan. Sementara, Satgas akan bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 9 malam untuk memastikan aktifitas masyarakat betul-betul bisa terkontrol dengan baik khusus Sabtu dan Minggu.

Selain itu, Pemkab Kukar juga menutup dan melarang semua aktifitas kegiatan publik dan sebagainya seperti kegiatan masyarakat serta menutup pasar. Jika mereka tetap ingin berjualan dipasar pihaknya akan menutup akses menuju kesana dan otomatis masyarakat tidak bisa kesana.

"Ya mudah mudahan upaya ini bukan untuk mempersulit masyarakat tetapi justru ingin melindungi masyarakat. Itu yang penting," harapnya.

Dia menambahkan, pelarangan aktifitas atau biasa disebut Tenggarong Steril 2 hari setiap Sabtu dan Minggu akan terus berlanjut sampai waktu yang belum ditentukan dan selalu dievaluasi.

"Sabtu-Minggu kita pakai instruksi Gubernur sedangkan Senin-Jumat pakai Surat Edaran Bupati," pungkas Sunggono.

[SUP | NON]


Related Posts


Berita Lainnya