Kukar

Maju Bersama, Bupati Edi Damansyah Usulkan Kukar Jadi Mitra IKN Nusantara

Kaltim Today
18 Maret 2022 20:08
Maju Bersama, Bupati Edi Damansyah Usulkan Kukar Jadi Mitra IKN Nusantara
Kepala Dinas Kesehatan Kutim dr Bahrani Hasanal. (Ella/Kaltimtoday).

Kaltimtoday.co, Tenggarong — Kutai Kartanegara merupakan wilayah yang berdampingan langsung dengan Ibu Kota Baru (IKN) Nusantara. Tentu akan merasakan berdampak positif dalam pembangunan dan pengembangan kawasan IKN Nusantara tersebut.

Hal ini juga menjadi peluang dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Kukar. Hal ini pula yang membuat Pemkab Kukar mengusulkan daerah ini menjadi mitra IKN Nusantara.

Bupati Kukar, Edi Damansyah mengatakan, telah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar menjadi mitra IKN. Sehingga Kukar juga mendapatkan dampak pembangunan.

"Kami tidak bersedia Kukar sekadar jadi penyangga. Kami usul jadi mitra IKN. Supaya bisa maju bersama dan saling mendukung," kata Edi Damansyah, Jumat (18/3/2022).

Sejumlah proposal sudah disampaikan ke pemerintah pusat, diantaranya konektivitas infrastruktur jalan dan jembatan. Kemudian pembangunan pelabuhan, pengembangan pertanian dalam arti luas dan terpenting pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) seperti aparatur.

Salah satu proposal yang disampaikan,  harapannya Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kukar bisa masuk dalam pemerintah Badan Otorita IKN Nusantara sesuai kompetensi yang sudah diberikan.

"Kami akan selalu komunikasi dan kami sudah menyiapkan konsep berkaitan dengan mitra itu," jelasnya.

Proposal pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, diantaranya pembangunan jembatan di Kecamatan Sebulu. Kemudian, pembangunan jalan alternatif Sebulu menuju Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

"Kalau jembatan ini jadi akan mempercepat angkutan orang dan barang," jelasnya.

Pemkab Kukar sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bupati Kutim dalam rangka menyusun perencanaan bersama. Dia juga mengusulkan kawasan Jonggon di Kecamatan Loa Kulu agar ada peningkatan jalan menuju ke IKN. Supaya akses ke IKN tidak hanya lewat Kecamatan Samboja saja.

"Tapi ini belum bisa terlaksanakan karena masih menunggu rencana detail tata ruang IKN," jelasnya.

Dia berharap pada Badan Otorita IKN Nusantara supaya mempunyai konsep yang baik dalam menangani persoalan sosial, kemasyarakatan dan pertahanan di kawasan IKN.

Contohnya seperti di kawasan Bukit Seoharto secara de jure merupakan kawasan hutan konservasi. Namun di dalamnya ada masyarakat yang beraktivitas.

"Ini kan bagaimana format yang harus di pikirkan dalam menangani persoalan tersebut," tutupnya.

[SUP | NON | ADV DISKOMINFO KUKAR]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kaltimtoday.co. Mari bergabung di Grup Telegram "Kaltimtoday.co", caranya klik link https://t.me/kaltimtodaydotco, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Berita Lainnya