Samarinda

Masih Kurang, Harus Ada Solusi Bersama Tingkatkan Ruang Terbuka Hijau di Samarinda

Kaltim Today
16 Agustus 2021 21:15
Masih Kurang, Harus Ada Solusi Bersama Tingkatkan Ruang Terbuka Hijau di Samarinda
Jumlah taman-taman di Samarinda sebagai salah satu ruang terbuka hijau terus diperbanyak.

Kaltimtoday.co, Samarinda - Ruang terbuka hijau (RTH) di Samarinda akan diperbanyak. Target itu dilakukan karena kondisi Samarinda masih terbilang sedikit, jauh dari ideal.

"Yang namanya RTH publik adalah milik pemerintah. RTH itu sering digambarkan seperti itu. Sebenarnya kalau target menambah RTH itu sama-sama ditentukan antara DLH bersama Pemkot," ungkap perempuan yang akrab disapa Yama itu, Senin (16/8/2021).

Saat ini, DLH Samarinda masih mengumpulkan data real untuk mengetahui berapa banyak yang dikelola DLH, berapa dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Samarinda, dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta OPD lainnya.

"Kalau di Perkim itu lebih banyak RTH privat. Contohnya untuk RTH privat di perumahan itu bisa dikembalikan ke pemerintah. Itu bisa kami kejar. Kemudian dari Dispora seperti lapangan bola itu juga bisa. Nanti kita kumpulkan berapa, termasuk RTH dan potensinya berapa yang bisa kami dapat," lanjut Yama.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Yama bahwa kewajiban bagi pemerintah adalah untuk menyediakan RTH publik sebanyak 20 persen. Sedangkan di Samarinda belum memenuhi angka tersebut. Dalam hal ini, Pemkot juga terus menaruh perhatian untuk peningkatan jumlah RTH.

"Nanti kalau kami kumpul bersama, mungkin akan ada solusi untuk menambah. RTH publik itu syaratnya adalah punya pemerintah dan dibuatkan surat keputusan (SK)-nya," jelas Yama.

RTH dinilai krusial karena selain sebagai sarana lingkungan, tapi juga berfungsi untuk meningkatkan kualitas atmosfer. Manfaat adanya RTH juga beragam. Mulai menciptakan keindahan dan kenyamanan hingga pelestarian fungsi lingkungan dan sebagai pembersih udara.

Selain fungsi utamanya dalam hal ekologis, RTH juga berperan terhadap tempat rekreasi bagi masyarakat setempat, dan lebih mempercantik estetika kota secara menyeluruh.

Pada intinya, ketika membicarakan perihal RTH maka Yama menyebut harus ada pembicaraan bersama dengan semua pihak. Kemudian mencari data real untuk mengetahui jumlah pasti keseluruhan RTH di Samarinda. Lalu memikirkan solusi yang bisa dieksekusi di lapangan.

[YMD | TOS | ADV DLH SAMARINDA]



Berita Lainnya