Samarinda

Massa Dibubarkan Paksa, Puluhan Orang Mengaku Sebagai Warga Sekitar

Kaltim Today
30 September 2019 21:42
Massa Dibubarkan Paksa, Puluhan Orang Mengaku Sebagai Warga Sekitar
Demosntran perlahan mundur dari lokasi kejadian setelah didatangi oleh sekumpulan orang yang mengaku warga setempat.

Kaltimtoday.co, Samarinda - Tidak berselang lama setelah massa aksi mengklaim akan melakukan pemblokiran jalan hingga pagi hari. Tiba tiba saja sekitar pukul 20.45 Wita, puluhan orang yang mengaku sebagai warga sekitar meminta massa membubarkan dirinya.

Dari hasil pantauan, saat itu di badan Jalan Teuku Umar, di tengah gelap, puluhan orang orang yang mengaku sebagai warga setempat dengan membawa balok dan sebilah senjata tajam (sajam) meneriakan, agar massa segera pulang dan membebaskan jalan yang telah diblokir mereka.

"Pulang sana. Teriak-teriak aja dirumah mu," seru seorang yang mengaku warga setempat.

Saat itu, seorang aksi massa yang berdiri di atas mobil pikap meminta rekan-rekannya untuk menahan diri. Dan tidak terpancing seruan sekelompok orang yang mengaku sebagai warga setempat.

"Jangan maju teman. Tahan, kami tidak ingin chaos. Apalagi dengan masyarakat," serunya dari atas mobil menggunakan pengeras suara.

Karena tidak kunjung pergi, sekelompok orang yang mengaku warga setempat, perlahan bergerak maju. Dan semakin menekan para aksi massa. Karena tidak ingin bentrokan terjadi. Perlahan ribuan massa aksi membuka blokir jalan. Dan mundur teratur.

"Ayo kawan. Mundur, berkumpul di islamic," ungkapnya.

Setelah menarik diri, arus lalu lintas terlihat lancar. Dan sekelompok orang yang mengaku sebagai warga setempat, masih terus duduk di bibir jalan, untuk memastikan massa aksi tidak kembali ke kawasan tersebut.

[JRO | RWT]



Berita Lainnya