Kukar

Pemkab Kukar Kerja Sama dengan UMM Bangun Perguruan Tinggi Pertanian di Desa Mulawarman

Kaltim Today
06 Desember 2020 12:27
Pemkab Kukar Kerja Sama dengan UMM Bangun Perguruan Tinggi Pertanian di Desa Mulawarman
Sekda Kukar, Sunggono saat mengikuti seminar hasil kajian kegiatan fasilitas rencana pembangunan program pendidikan Vokasi di Kukar, belum lama ini. (Foto: Humas Balitbangda Kukar)

Kaltimtoday.co, Tenggarong – Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan penelitian studi kelayakan pendidikan vokasi di Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar.

Seusai penelitian, Balitbangda Kukar menggelar hasil kajian terhadap pembangunan pendidikan tersebut. Hasil kajian disimpulkan bahwa Desa Mulawarman dinilai layak menjadi lokasi pembangunan akademi pertanian. Hal itu yang disampaikan oleh Kepala Balitbanda Kukar, Ahmad Hardi Dwi Putra belum lama ini.

Ahmad Hardi mengatakan, sekolah tinggi pertanian selevel akademi akan dibangun di Desa Mulawarman. Karena dari beberapa persyaratan yang ditentukan semua sudah lengkap untuk membuka akademi khusus pertanian.

“Hasil penelitian studi kelayakan, Desa Mulawarman sangat cocok pengembangan pendidikan vokasi. Akan kami sampaikan ke Pemkab Kukar,” kata Ahmad Hardi.

Dia menambahkan, penetapan Desa Mulawarman sebagai tempat pendidikan vokasi karena lahannya sudah siap. Lahan ini merupakan pelepasan lahan eks tambang milik perusahaan KPUC dan JMB. Jadi, pihaknya ingin membuktikan bahwa lahan eks tambang dibisa dikelola dan dikembangkan di bidang pertanian dalam arti luas.

“Bukan hanya dikembangkan untuk pertanian, untuk industri pengelolaan juga bisa berada di satu lokasi. Karena lahan yang disiapkan lumayan besar hampir 96 hektare,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, lanjut dia, akan dibentuk statusnya akademi dahulu. Namun jika mengalami perkembangan yang signifikan, maka tiga tahun ke depan statusnya akan dinaikan menjadi politeknik pertanian.

Hal ini sesuai kesepakatan atau MoU yang sebelumnya sudah disepakati oleh Pemkab Kukar bersama Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 2019 lalu.

Hal senada juga disampaikan Ketua Alumni UMM wilayah Kaltim, Mariman Darto terkait dengan kepastian bakal adanya pembangunan akademi pertanian di Desa Mulawarman.

Dia mengatakan bahwa syarat untuk membuka sekolah tinggi tersebut sudah lengkap. Jadi hanya perlu mengajukan izin pendirian saja ke Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti).

“Akhir Desember ini kami ajukan untuk mendapatkan izin dari pusat. Kami targetkan izin sudah keluar Juli 2021, setelah itu bisa lanjut proses perkuliahan,” pungkas Mariman.

[SUP | RWT | ADV DISKOMINFO]



Berita Lainnya