JATI diri bangsa terus tergerus dengan pengaruh budaya luar. Padahal bangsa ini sendiri punya budaya ketimuran yang sangat kental. Mulai dari budaya kesantunan, gotong-royong hingga toleransi yang sangat tinggi. Terbukti, lebih dari 73 tahun Indonesia merdeka, persatuan dan kesatuan kita tetap solid.

Kaltimtoday.co - JATI diri bangsa terus tergerus dengan pengaruh budaya luar. Padahal bangsa ini sendiri punya budaya ketimuran yang sangat kental. Mulai dari budaya kesantunan, gotong-royong hingga toleransi yang sangat tinggi. Terbukti, lebih dari 73 tahun Indonesia merdeka, persatuan dan kesatuan kita tetap solid.

Namun sebagai anak bangsa, kita tak boleh lengah dan terus waspada terhadap serangan budaya dan ekonomi yang begitu kuat. Apalagi kita Indonesia menghadapi pasar globar alias pasar bebas. Produk-produk dari luar masuk dengan sangat mudah. Karenanya, jati diri bangsa harus lebih diperkuat agar kemandirian ekonomi bisa ditopang bersama.

“Jati diri anak bangsa harus sama sama kita perkuat. Jangan sampai mereka tidak percaya diri dengan kemampuan sendiri menghadapi masa depan mereka,” tegas Anggota MPR RI Fraksi PKS KH Aus Hidayat Nur dalam  Sosilaisasi 4 Pilar yang digelar di Hotel Grand Victoria, Samarinda, belum lama ini.

Di hadapan 150 peserta yang terdiri dari para tokoh tokoh, aktivis, pelaku UMKM dan driver ojek online, KH Aus Hidayat juga mengajak masyarakat Samarinda khususnya dan Kaltim umumnya, agar bersatu menjaga persatuan bangsa. Sebab jamak diketahui, perhelatan demokrasi yang sedang ada di depan mata membuka ruang perseteruan antar kelompok pendukung masing-masing calon presiden, calon anggota legislatif dan calon anggota DPD.

“Jangan korbankan persaudaraan kita hanya karena berbeda pilihan atau partai politik. Semua itu harus kita hindari agar perpecahan di antara anak bangsa tidak terjadi. Bela lah calon yang didukung sewajarnya, dan kalau pun membenci atau tak menyukai calon lain, juga sewajarnya, jangan berlebihan. Sebab persaudaraan, persatuan dan ukhuwah jauh lebih penting dari sekadar beda pilihan,” ungkap KH Aus Hidayat. [PAS | ADS]