Kaltimtoday.co - Tiga bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim sudah tiba di RSUD AW Sjahranie, Samarinda, Kamis (11/1) pagi. Mereka adalah Isran Noor-Hadi Mulyadi, Syaharie Jaang-Awang Ferdian Hidayat, dan Andi Sofyan Hasdam-Nusyirwan Ismail. Sementara Rusmadi-Safaruddin belum terlihat di rumah sakit. Mereka yang sudah hadir dijadwalkan menjalani serangkaian pemeriksaan. 

Isran Noor merupakan calon yang pertama kali tiba di rumah sakit. Calon gubernur yang diusung PKS, PAN, dan Gerindra ini tiba pukul 07.00 Wita. Dia datang dengan menggunakan pakaian putih. Sebelum menjalani tes kesehatan, Isran sempat menyapa warga di RSUD AW Sjahranie.

Kepada wartawan, mantan bupati Kutai Timur itu mengaku tidak ada persiapan khusus. Dia hanya menjalani puasa semalaman. Karena menjadi syarat untuk pemeriksaan kesehatan.

Setelah Isran tiba, secara bergantian, calon lain berdatangan ke RSUD AW Sjaranie. Mulai Hadi Mulyadi, Andi Sofyan Hasdam, Syaharie Jaang, Awang Ferdian Hidayat, Andi Sofyan Hasdam, dan Nusyirwan Ismail. Sementara Rusmadi dan Safaruddin dijadwalkan baru akan menjalani pemeriksaan kesehatan, Jumat (12/1). Alasannya, Safaruddin harus mengikuti serah terima jabatan di Mabes Polri, Jakarta.

"Sudah ada konfirmasi dari Rusmadi dan Safaruddin. Mereka diberikan waktu untuk lakukan tes kesehatan Jumat. Karena Pak Safaruddin harus lakukan tugas negara, Sertijab di Jakarta," ucap Rudiansyah, komisioner KPU Kaltim.

Seperti diketahui, tes kesehatan jasmani, rohani, dan bebas penyalahgunaan narkotika dalam Pilgub Kaltim 2018, merupakan rangkaian wajib. Diatur jelas dalam PKPU Nomor 231/PL.03.1-Kpt/06/KPU/XII/2017. Sesuai keputusan tersebut, pelaksanaan dilakukan di rumah sakit kelas A. Di Kaltim rumah sakit yang ditunjuk adalah RSUD AW Sjahranie. 

Adapun pemeriksaannya dilakukan dengan bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim, Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Kaltim, dan BNN Kaltim. 

Pemeriksaan kepada pasangan calon dilakukan selama 2 hari. Hari pertama, pemeriksaan klinis (jasmani), psikiatri, dan penyalahgunaan narkotika. Sementara pemeriksaan psikologis dilaksanakan pada hari kedua. 

"Hasil pemeriksaan akan dibahas oleh tim pemeriksaa dan akan dibuat kesimpulannya untuk kemudian diserahkan ke KPU Kaltim," terang Ketua Tim Pengarah Pemeriksaan Kesehatan Pasangan Calon di Pilgub Kaltim dr Rachim Dinata Marsidi, kepada media. 

[Mao Iskandar]