Samarinda

Samarinda Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa Usia 12 Tahun

Kaltim Today
19 Juli 2021 12:45
Samarinda Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa Usia 12 Tahun
Sebanyak 463 siswa di Samarinda mendapat suntikan vaksin Covid-19. (Alma/Kaltimtoday.co)

Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemkot Samarinda mulai menggelar vaksinasi Covid-19 bagi anak berusia 12 tahun, Senin (19/7/2021).

Vaksinasi dosis pertama digelar di SMP Negeri 36 Samarinda. Melibatkan 463 siswa dengan usia minimal 12 tahun.

Vaksinasi ini diberikan dalam rangka percepatan penguatan imun masyarakat, termasuk anak-anak, agar tidak mudah terpapar Covid-19.

Kepala Sekolah SMP Negeri 36 Samarinda, Tuti Susandra Dewi mengatakan, vaksinasi berlangsung lancar serta tertib.

Sebanyak 463 siswa di Samarinda mendapat suntikan vaksin Covid-19. (Alma/Kaltimtoday.co)
Sebanyak 463 siswa di Samarinda mendapat suntikan vaksin Covid-19. (Alma/Kaltimtoday.co)

Semua siswa, kata Tuti, dipastikan memperoleh vaksin sebab sekolah secara langsung menghimpun data siswa lalu menyerahkannya ke Dinas Pendidikan Samarinda. Tapi, ada beberapa siswa kelas 7 tidak disuntikkan vaksin karena belum cukup usia.

"Siswa mengisi formulir dulu di ruang kelas, setelah itu mereka secara bergantian disuntik vaksin," kataTuti.

Dia menambahkan pelaksanaan vaksin setiap jenjang kelas sudah diberikan jadwal. Pukul 08.00 -09.00 Wita untuk siswa kelas 7 dan 8. Sementara pukul 09.00-10.30 Wita untuk siswa kelas 9. Pembagian jadwal ini dilakukan agar tidak terjadi kerumunan siswa.

SMP Negeri 36 Samarinda menjadi sekolah yang pertama di Samarinda yang menerima vaksinasi untuk anak-anak berusia 12 tahun.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda Asli Nuryadin turut hadir memantau langsung jalannya vaksinasi. Asli Nuryadin mengaku agenda tersebut bonus dalam upaya percepatan sekolah tatap muka.

Pelajar yang sudah disuntik vaksin Covid-19 menerima bingkisan. (Alma/Kaltimtoday.co)
Pelajar yang sudah disuntik vaksin Covid-19 menerima bingkisan. (Alma/Kaltimtoday.co)

"Selain guru yang divaksin. Siswanya juga. Padahal stok ketersediaan vaksin terbatas. Siswa jauh lebih banyak, ada 30.000 ribu. Memang harus ada model yang lain untuk menyediakan vaksin," kata Asli.

Asli mengaku vaksinasi dengan jenis Sinovac tersebut diusahakan berlanjut di seluruh sekolah di Samarinda secara bertahap.

"SMP Negeri 36 termasuk di Sekolah Tangguh Covid-19, Kedua, jumlah siswa setara dengan jumlah vaksin yang disediakan jadi untuk tahap pertama di sekolah ini dulu," sambung Asli.

Vaksinasi pelajar di luar prediksi Disdik Samarinda. Asli menambahkan, dia dihubungi oleh BIN beberapa hari sebelum vaksinasi, serta dengan sigap menghimpun para siswa melalui koordinasi bersama sekolah untuk mulai melakukan vaksinasi Covid-19.

[SNM | TOS | ADV DISDIK SAMARINDA]



Berita Lainnya