Samarinda

Selama PPKM Level 4, Volume Sampah di Samarinda Tak Ada Penurunan Signifikan

Kaltim Today
18 Agustus 2021 17:51
Selama PPKM Level 4, Volume Sampah di Samarinda Tak Ada Penurunan Signifikan

Kaltimtoday.co, Samarinda - Meski Samarinda menerapkan PPKM level 4, rupanya tak berpengaruh signifikan terhadap volume sampah yang dihasilkan sehari-hari. Kasi Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, Zainal Abidin mengungkapkan volumenya tak jauh berbeda dengan saat kondisi tidak PPKM.

"Sebenarnya tidak jauh berbeda. Sebab untuk konsumsi masyarakat kan tetap. Namun untuk saat ini adalah daya beli. Kalau dulu kan biasa yang pasti ada sampah dapur. Atau bangunan rumah dan lain-lain," ungkap Zainal saat ditemui, Rabu (18/8/2021).

Biasanya, per hari DLH Samarinda mampu mengumpulkan sekitar 600 ton sampah se-Samarinda. 600 ton itu tak hanya didapatkan dari tempat pembuangan sampah (TPS). Namun juga termasuk dengan sampah-sampah yang sengaja dibuang ke bantaran Sungai Karang Mumus (SKM).

"Di bantaran itu kami ada siapkan perahu. Sekaligus program jaring penangkap sampah. Setiap jembatan ada. Misalnya di Jembatan Gang Nibung, Jembatan Baru, Jembatan 1, Jembatan 2. Sampahnya campur, bisa mencapai 2 ton," lanjutnya.

Kemudian, dilakukan pemilahan sampah. Seandainya masih ada sampah yang masih bisa dimanfaatkan, seperti sampah anorganik berupa plastik atau botol, DLH Samarinda akan bekerja sama dengan pengepul. Kecuali yang sudah tidak bisa dimanfaatkan, akan dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

"Kami sudah sering sosialisasikan ke masyarakat. Untuk di bantaran SKM, silakan buang ke TPS terdekat. Sampahnya dibuang ke darat, bukan ke sungai lagi. Ada spanduk informasi juga yang kami pesan," tambah Zainal.

Hal itu bertujuan untuk mengimbau dan mengingatkan masyarakat. Sebab jika SKM dalam keadaan yang bersih dan cantik juga bakal berpotensi sebagai segmen pariwisata di Kota Tepian. Armada yang diturunkan DLH Samarinda untuk beberapa titik wilayah sungai terdiri dari 2 kapal, 3 perahu, dan 2 speedboat.

Dulu, sebelum PPKM berlangsung juga pernah terjadi peningkatan volume sampah setiap akhir pekan. Biasanya terjadi di wilayah perkotaan. Sebab banyak orang dari luar Samarinda yang berkunjung. Saat PPKM berlangsung, kunjungan orang luar daerah turut menurun dan cukup berpengaruh terhadap jumlah sampah yang dihasilkan.

[YMD | TOS | ADV DLH SAMARINDA]



Berita Lainnya