Samarinda

Subandi Sebut Budaya Lokal Perlu Dilestarikan untuk Generasi Mendatang

Kaltimtoday.co, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi dan ketua Komisi IV, Sri Puji Astuti menghadiri Pentas Peluncuran Proyek Perubahan & Pelestarian Budaya Sandima. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Samarinda di halaman SDN 007 Samarinda Ulu.

Acara ini dihadiri juga oleh Wakil Wali Kota Samarinda, Muhammad Barkati yang sekaligus membuka Pentas Keliling Sandiwara Mamanda Samarinda Berbudaya secara resmi. Subandi mengatakan bahwa, agenda peluncuran proyek dan pelestarian budaya Sandima tersebut bagian dari terobosan pengenalan budaya lokal.

Baca juga:  Kabar Duka, Anggota DPRD Samarinda Sarlena Layuk Tutup Usia

“Tadi dinas pariwisata dan kebudayaan mengadakan launching berupa pengenalan budaya-budaya tradisional kita, pada intinya mengenalkan budaya kepada anak didik, agar mengenali kearifan budaya lokal dan seni, yang mana seperti dipentaskan anak-anak SD dan SMP tadi ketika launching keliling sandiwara mamanda Samarinda,” ungkap Subandi di ruang wakil ketua, gedung DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Rabu (12/11/2019).

Politisi PKS tersebut mengapresiasi langkah Pemkot Samarinda, karena kegiatan tersebut sangat positif dan bisa menekan anak didik untuk lebih mencintai budaya lokal daripada budaya barat. Sehingga budaya lokal ini, terus dikenal dan dilestarikan di setiap generasi mendatang, dan salah satu pengenalannya melalui sektor pendidikan di sekolah-sekolah.

Wakil Wali Kota, M. Barkati dan Wakil Ketua DPRD Samarinda Subandi saat membuka acara pentas peluncuran proyek perubahan dan pelestarian budaya sandima.

“Samarinda ini sangat kaya dengan budaya, sebab masyarakatnya sangat multikultural. Tidak kalah menarik dan ini perlu dieksplor kepada masyarakat di luar Kaltim khususnya Samarinda,” ujar Subandi.

Selain itu, Subandi mengatakan langkah dan kegiatan ini dilakukan agar budaya dan kearifan lokal ke depan tidak punah atau tidak ditinggalkan oleh generasi yang akan datang, ini adalah tugas bersama untuk mengenalkan budaya-budaya tersebut.

Baca juga:  Atasi Kemacetan Jalan Sungai Dama, Nursobah Usulkan Bangun Jalan Alternatif Baru

Kendati demikian, Subandi berharap ke depan dengan dimaksimalkan nya budaya-budaya lokal, para pengiat seni dan lembaga pendidikan, serta disupport oleh pemerintah Samarinda dan instansi terkait, untuk menggembangkan budaya dan seni sebagai wadah pariwisata yang berpotensial.

“Harapan kami, budaya dan seni ini mampu mengundang daya tarik turis-turis dari daerah lain sehingga bidang pariwisata ini dimanfaatkan sebagai sumber PAD Samarinda,” tutupnya.

[SDH | RWT | ADV]

Facebook Comments
Tags

Related Articles

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker