Bontang

Tambahan Sumber Air Bersih, Komisi III Dorong Pemerintah Manfaatkan Air Permukaan Bekas Lubang Tambang

Kaltim Today
25 Juni 2020 19:51
Tambahan Sumber Air Bersih, Komisi III Dorong Pemerintah Manfaatkan Air Permukaan Bekas Lubang Tambang
Rapat bersama Perumda Air Minum Tirta Taman, Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Bontang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, dan PT Indominco Mandiri di Sekretariat DPRD Bontang, Selasa (23/6/2020).

Kaltimtoday.co, Bontang – Melihat lubang bekas tambang yang dipenuhi air, Komisi III DPRD Bontang menilai air tersebut bisa dimanfaatkan sebagai sumber air bersih bagi masyarakat Bontang. Untuk itu, Komisi III DPRD Bontang meminta Pemkot Bontang untuk segera mengurus berbagai perizinannya.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina. Dia mendorong Pemkot Bontang dan Perumda Air Minum Tirta Taman Bontang segera merealisasikan pemanfaatan air permukaan di lubang bekas tambang milik PT Indominco Mandiri.

“Air permukaan tersebut bisa dijadikan sumber air bersih untuk disalurkan ke masyarakat Bontang,” kata Amir Tosina saat rapat bersama Perumda Air Minum Tirta Taman, Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Bontang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, dan PT Indominco Mandiri di Sekretariat DPRD Bontang, Selasa (23/6/2020).

“Saya minta pemerintah dan PDAM (Perumda Tirta Taman, Red.) segera menindaklanjuti, baik dari segi izin dan lainnya,” sambungnya.

Ditambahkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Bontang, Abdul Malik menilai secara regulasi sangat dimungkinkan jika air permukaan di bekas lubang tambang sebagai sumber air bersih baru bagi masyarakat Bontang.

“Tinggal diurus izinnya ke provinsi dan kementerian,” imbuh politisi PKS itu.

Menurutnya, debit air dalam lubang bekas tambang sangat besar, bisa mencapai 21 juta kubik. Jika dibandingkan saat ini, debit air yang dibutuhkan warga Bontang sekitar 9 juta kubik.

“Jumlah tersebut dinilai mencukupi untuk dapat memenuhi kebutuhan air bersih di Kota Taman,” ujarnya.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Taman Bontang, Suramin menyambut usulan tersebut namun butuh dukungan dari para legislator. Pasalnya, kebutuhan air bersih di Bontang semakin meningkat, namun debit air bawah tanah terus menurun.

“Kami hanya operator, teknis berada di OPD terkait,” tandasnya.

[RIR | RWT | ADV]

 



Berita Lainnya