Menjelang akhir Ramadan, bagi para perantau apalagi yang ditunggu-tunggu jika bukan mudik dan berkumpul dengan keluarga. Banyak yang mengatakan bahwa mudik dengan menggunakan kendaraan pribadi memiliki resiko yang lebih tinggi, seperti rentang mengalami kemacetan, mengalami kerusakan mobil dijalan, bahkan keselamatan jiwa saat berkendara.

Berikut delapan tips mudik lebaran dengan kendaraan pribadi yang wajib Anda ketahui agar perjalanan mudik menjadi lebih aman dan nyaman.

1. Pastikan membawa uang tunai yang cukup untuk kebutuhan selama perjalanan

Perjalanan saat mudik terkadang tidak memungkinkan kita untuk menggunakan uang digital, maka membawa uang tunai adalah sebuah keharusan. Tidak perlu berlebihan, Anda bisa terlebih dahulu melakukan perhitungan pengeluaran selama perjalanan sebelum mudik.

2. Simpan nomor-nomor penting seperti rumah sakit, kepolisian, dan mekanik

Ingat istilah sedia payung sebelum hujan? Ya, dengan menyimpan nomor-nomor penting selama perajalanan seperti rumah sakit, kepolisian, dan mekanik akan membantu anda untuk mengantisipasi jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

3. Siapkan sopir perngganti

Perjalanan yang jauh dan macet akan membuat Anda lelah, dengan adanya sopir penganti akan membantu Anda untuk mengurangi kelelahan saat berkendara.

4. Cek kondisi kendaraan, lebih baik sebelum berangkat servis terlebih dahulu

Kondisi kendaraan menjadi faktor yang sangat penting untuk keselamatan Anda dan keluarga saat memilih mudik dengan kendaraan pribadi. Untuk mobil, usahakan untuk periksakan mesin, rem, oli, air bag dan roda. Untuk motor, mesin, rem dan ban motor harus dipastikan dalam kondisi baik. 

5. Jaga kondisi tubuh, sediakan vitamin dan obat-obatan

Bagi seirang pengemudi, kondisi tubuh penting untuk diperhatikan. Pastikan Anda istirahat yang cukup dan tidak dalam pengaruh obat yang menyebabkan kantuk sebelum berkendara.

6. Bawa makanan (untuk berbuka dan sahur)

Untuk Anda yang memilih melakukan perjalanan dalam kondisi berpuasa, membawa persediaan makanan dan minuman yang cukup menjadi sebuah keharusan. Lama perjalanan dan kemacetan yang membuat bosan, berpotensi membuat Anda lapar dan dapat menyebabkan kehilangan konsentrasi selama berkendara.

7. Pastikan kondisi BBM cukup selama perjalanan

Tanpa bahan bakar, kendaraan tak akan bisa jalan. Perjalanan mudik dengan jarak  yang jauh membuka peluang untuk kehabisan bahan bakar di jalan.

8. Siapkan charger handphone atau power bank

Handphone adalah media komunikasi yang sangat simple, dan cepat untuk digunakan saat Anda membutuhkan pertolongan atau informasi selama perjalanan. Jadi, jika daya handphone tidak dipastikan tetap terisi akan menyulitkan Anda ketika anda memerlukan bantuan. Jika kamu menggunakan mobil, hindari meningglkan powerbank didalam mobil dalam kondisi sedang di-charger dalam pemantik api (lighter) dan terkena sinar matahari secara langsung, karena pada tingkat panas tertentu, akan mencapai titik puncankanya untuk meledak.

[NON | TOS]