Kaltimtoday.co - Belum selesai pelaksanaan pemilu serentak 2019, kini Samarinda sudah diramaikan kembali dengan hadirnya calon-calon wali kota. Di antaranya adalah Viktor Yuan, ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Partai Demokrat Samarinda itu mengaku siap maju dalam Pilwali 2020 mendatang.

Kepada Kaltimtoday.co, Viktor Yuan mengatakan siap maju dan bersaing dengan calon masing-masing partai yang diusulkan dalam pemilihan wali kota Samarinda 2020 mendatang.

"Tentunya keputusan ini saya ambil karena rekan-rekan partai telah mendukung dalam pemilihan walikota nanti," ujar dia, Rabu (29/5/2019).

Selain itu, Viktor Yuan mengaku dirinya merasa terpanggil untuk menghibahkan diri dalam kontestasi Pilwali Samarinda. Tak hanya itu, dia ingin mengabdikan diri untuk membangun Kota Tepian jika terpilih nanti.

Selain dari rekan partai, Viktor Yuan juga mendapatkan dukungan dari kawan organisasi masyarakat daerah dan nasional, tokoh agama, tokoh politik, dan juga tentu keluarga besarnya. Viktor menyatakan bahwa bermodalkan pengalaman di beberapa ormas daerah dan nasional, dia sangat yakin dapat membangun Samarinda menjadi lebih baik.

"Yang sekarang sudah baik dalam pembangunan, tapi saya akan berusaha untuk terus memperbaiki dan meneruskan perYuang Pak Jaang," katanya.

Disebutkan dia, wali kota Samarinda sekarang adalah cerminan dan sekaligus tokoh yang memotivasinya untuk maju menjadi orang nomor satu di Samarinda. Semenjak terpilihnya Syaharie Jaang sebagai wali kota, Viktor Yuan telah dilantik menjadi ketua DPC Demokrat Samarinda.

Tentunya, kesempatan itu tidak disia-siakan oleh Viktor. Selama menjadi ketua DPC Demokrat Samarinda tersebut dia mengaku banyak belajar dari tokoh-tokoh partai serta menerapkan dalam kepemimpinnya.

Dia menjamin, jika dirinya terpilih menjadi wali kota yang pertama dia akan lakukan adalah memperbaiki drainase di titik banjir sehingga dapat mengurangi volume air ketika banjir. Kedua, Viktor akan menjadikan Samarinda sebagai kota ekonomi kreatif dengan membangkitkan UKM serta pariwisata.

Terbangunnya ekonomi kreatif serta menjadi sentra pariwisata di Samarinda akan berimbas pada pendapatan asli daerah (PAD).

"PAD sangat menunjang untuk membantu mensejahterakan masyarakat dan pendidikan, Samarinda harus menjadi ikon sebagai kota berprestasi," tutupnya.

[TOS]