Kaltimtoday.co - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Sabtu menyatakan bahwa jumlah korban bencana gempa bumi di Sulawesi Tengah telah mencapai 1.649 orang.

Berdasarkan data BNPB, jumlah itu mencakup 159 orang di Donggala, Kota Palu 1.413 orang, Sigi 64 orang, Parigi Mautong 12 orang, dan Pasangkayu (Sulawesi Barat) 1 orang.

Sementara itu, korban luka berat berjumlah 2.549, orang hilang 265, dan orang yang masih tertimbun mencapai 152 orang.

Untuk sementara waktu, pemerintah akan berfokus pada percepatan penanganan darurat: melanjutkan evakuasi, penanganan medis dan jenazah, distribusi logistik bagi pengungsi, pemulihan infrastruktur, dan penanganan bantuan luar negeri.

Beberapa negara sahabat telah menyampaikan belasungkawa sekaligus bantuan uang, di antaranya Korea Selatan (USD1 juta), China (USD200ribu), Venezuela (USD10 juta), Australia (AUD500 ribu), Jerman (EUR1,5 juta), Uni Eropa (EUR1,5 juta), Vietnam (USD100 ribu), Laos (USD100 ribu), dan Kamboja (USD200 ribu).

Bantuan logistik pun terus berdatangan -- baik melalui jalur udara, darat, dan laut -- bagi 62.359 pengungsi yang tersebar di 147 titik.

Gempa bumi berkekuatan 7,4 SR disertai tsunami melanda Pantai Palu Sulawesi Tengah pada 28 September. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di kedalaman 11 Km dan pada arah 26 km utara Donggala. Sejak itu, sebanyak 464 gempa bumi susulan dirasakan di wilayah itu.

[PAS | AA]


Artikel Terkait