Kaltimtoday.co, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan pada debat pilpres kedua, semua pertanyaan yang dibuat oleh panelis tidak akan dibocorkan kepada pasangan calon. Hal ini merupakan evaluasi KPU dari masukan-masukan masyarakat terkait pelaksanaan debat pilpres pertama.

"KPU melakukan evaluasi menyeluruh terkait format dan mekanisme debat berikutnya. Salah satu yang dievaluasi adalah terkait isu pemberitahuan abstraksi kisi-kisi soal kepada kandidat," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan kepada wartawan, Sabtu (19/1).

"Sehingga untuk debat berikutnya abstraksi soal yang dibuat panelis tidak diberitahukan kepada kandidat," imbuhnya.

Menurut Wahyu, debat capres cawapres pertama dengan tema hukum, HAM, korupsi, dan terorisme tampaknya belum sepenuhnya memenuhi harapan publik. Oleh karena itu KPU melakukan evaluasi menyeluruh terkait format dan mekanisme debat untuk perbaikan debat berikutnya.

Sehingga, lanjut Wahyu, keputusan KPU untuk tidak membocorkan soal yang dibuat panelis dalam debat nanti merupakan sikap KPU dalam mengakomodir masukan publik.

"Sebagai pelayan publik dalam bidang kepemiluan, KPU RI terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat," tutup Wahyu.

Debat pilpres kedua rencananya akan digelar pada Minggu, 17 Februari mendatang dengan tema energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, dan infrastruktur. Debat pilpres kedua akan digelar di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta.

[WAL | TOS]