1. Saya sudah berzakat penghasilan seap bulan, dan sebagian dari penghasilan tersebut saya tabung. Apakah tabungan saya setelah satu tahun harus dizaka?
2. Saya punya emas 1 kg, sudah saya keluarkan zakatnya, sudah dua tahun emas itu dak mengalami penambahan. Apakah tetap dikeluarkan lagi zakatnya?

1. Saya sudah berzakat penghasilan seap bulan, dan sebagian dari penghasilan tersebut saya tabung. Apakah tabungan saya setelah satu tahun harus dizaka? 

2. Saya punya emas 1 kg, sudah saya keluarkan zakatnya, sudah dua tahun emas itu dak mengalami penambahan. Apakah tetap dikeluarkan lagi zakatnya?

Berikut penjelasan Ustadz Akhmad Nur Zaroni, M.Ag (Dosen IAIN Samarinda/Dewan SyariahLAZ DPU Kaltim)

1. Setiap harta yang telah memenuhi syaratsyarat tertentu, wajib hukumnya dikeluarkan zakatnya, termasuk harta yang diperoleh dari usaha (penghasilan). Allah SWT berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, infaqkanlah (zakat) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik”. (QS Al Baqarah 267). 

Syarat-syarat dari harta yang wajib dizakati berbeda-beda sesuai dengan jenisnya, baik dalam hal nisab, waktu, maupun besarannya. Walaupun suatu harta sudah dikeluarkan zakatnya ketika pertama kali dimiliki, tetapi ketika disimpan dalam bentuk tertentu, waktu tertentu dan ukuran tertentu, maka ada kewajiban zakat atasnya. 

Seperti seseorang yang mempunyai tabungan yang sudah dikeluarkan zakatnya, kemudian uang dari tabungan itu ia jadikan modal usaha dagang, maka harta perdagangannya harus dikeluarkan lagi zakatnya jika telah memenuhi syarat-syaratnya. 

Karena uang simpanan adalah kewajiban harta kita yang harus kita tunaikan, sedangkan perdagangan adalah kewajiban harta kita yang lain yang juga harus kita tunaikan. Begitu juga sebaliknya harta perdagangan yang sudah kita keluarkan zakatnya, kemudian hasilnya sebagian ada yang kita tabung, sebagian ada yang kita belikan emas, sebagian lagi ada yang kita belikan binatang ternak. 

Jika harta tabungan, emas, dan binatang ternak tersebut telah memenuhi syarat dan ketentuan wajib zakat, maka semuanya harus dikeluarkan zakatnya juga. Sama halnya dengan penghasilan yang sudah kita zakati setiap bulan, jika sisanya kita tabung dan cukup nisab serta sampai haul nya, maka wajib dikeluarkan zakatnya juga. 

Akan tetapi untuk menghindari terjadinya zakat dua kali (double zakat) pada harta yang sama maka untuk tahun pertama yang dikenakan wajib zakat hanya atas bagi hasilnya saja jika telah cukup nisab, karena uang pokoknya sudah dikeluarkan zakatnya setiap bulannya. Sedang tahun kedua dan selanjutnya dikenakan atas semuanya, uang pokok dan bagi hasilnya. 

2. Emas yang disimpan wajib dikeluarkan zakatnya jika cukup nisab dan genap haul nya. Allah SWT berfirman: “…dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak (termasuk tabungan/deposito) dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, Maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.” (QS. At-Taubah: 34). Rasulullah SAW bersabda: “Tiadalah bagi pemilik simpanan (termasuk emas/tabungan) yang tidak menunaikan zakatnya, kecuali dibakar diatasnya di neraka jahanam” (HR. Bukhari). 

Nisab bagi zakat emas adalah 20 misqal atau 85 gram, besar zakatnya 2,5% atau 1/40. Kewajiban mengeluarkan zakat emas berlaku setiap tahun selama emas tersebut masih sampai nisab, baik emas tersebut bertambah atau tidak. Karena semua harta yang sudah dizakati tahun ini kemudian tahun depan cukup nisab maka tetap wajib zakat. 

Hal ini sesuai dengan peringatan Rasulullah SAW kepada pengelola harta anak yatim henda knya di kelol a dengan ba i k atau dikembangkan agar harta tersebut tidak habis dimakan zakat yang ditunaikan setiap tahunnya jika cukup nisab. Rasulullah bersabda: "Barangsiapa mengurusi anak yatim yang memiliki harta, maka hendaknya dia berdagang (dengan harta tersebut) untuk anak yatim tersebut, dan jangan membiarkan harta tersebut susut dimakan oleh zakat." (HR. Tirmidzi). Wallahu 'Alam Bisshawab.

Terus salurkan zakat dan infaq/shadaqah anda melalui LAZ DPUKaltim. Layanan rekening BNI Syariah an. Yayasan Dana Peduli Ummat Kaltim: 7000700 818. Konfirmasi Donasi 0811 5900 333. Dan ikutilah Program RamadhanLAZ DPU Kaltim, agar pahala ramadhan kita semakin bertambah.