Kaltimtoday.co - BEM IKM UNU Kaltim menggelar Talkshow Kewirausahaan “Creativepreneur From Willpower  For a Great Young Entrepreneur” pada Minggu (13/05/18). Talkshow berlangsung pada pukul 09.00 – 13.00 Wita di Hotel Bumi Senyiur Samarinda, dengan menghadirkan dua pembicara yakni Arbae (Creativepreneur & Selebgram) dan Nur Muhammad Fauzi (Owner Roti Gembong Jagoan Mama). Talkshow Creativepreneur merupakan salah satu rangkaian ulang tahun BEM IKM UNU Kaltim yang kedua. 

 

Acara dibuka oleh Jos Soetomo (Pemilik Hotel Bumi Senyiur) dan Rektor UNU Kaltim yang diwakili oleh Rudi Mulyadi, S.Sos., M.I.Kom. Selain membuka acara, Jos Soetomo juga menceritakan awal bisnisnya. Mulai dari nol ia merintis berbagai usahanya sekarang dengan penuh kerja keras. Jos Soetomo yang lahir di  Senyiur, Muara Ancalong, Kutai Timur dapat membuktikan bahwa anak desa juga bisa sukses. Bahkan ia masuk dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia, versi Globe Asia. Tepatnya di urutan ke 93.

 

Talkshow Ceativepreneur dimoderatori oleh Ayu Anita (Menteri Keuangan BEM IKM UNU Kaltim) dan Bella Febrila (Staff Kementriaan Minat dan Bakat BEM IKM UNU Kaltim) membahas tentang peluang generasi muda dalam berwirausaha sejak dini. Pemuda yang memilki ide kreatif dan semangat yang tinggi dapat membangun berbagai usaha seperti fashion, kuliner, video, musik, dan lain-lain dapat menjadi pilihan dalam berbisnis. 

 

Muhammad Nur Fauzi (19 tahun)  menjadi salah satu narasumber talkshow telah menggeluti ushanya setelah lulus SMK pada tahun 2017 dan sekarang memiliki 3 toko yaitu di Jalan D.I Panjaitan, area Universitas Mulawarman, dan Jalan Gelatik . 

 

“Tiga prinsip yang selalu saya pegang yaitu jangan pernah takut, jangan pernah malu, dan restu orang tua,” katanya.

 

Berbeda dengan Fauzi yang menggeluti usaha kuliner, Arbae lebih tertarik pada dunia media sosial yang menjadi ladang rejekinya yang mehasilkan ratusan juta rupiah. Ia mengajak generasi muda untuk berani bermimipi dan bergerak sesuai passion agar menghasilkan sesuatu. 

 

“Jangan minta uang lagi ke orang tua, sekarang saatnya kita yang memberikan uang ke orang tua. Syaratnya hanya mimpi dan mau bergerak,” ucap Arbae.

 

Selain itu, Arbae yang merupakan mahasiswa FKTI Unmul 2015 menjelaskan bahwa ketika ingin membuka bisnis harus berbeda dengan yang lainnya. Disaat lagi maraknya video mengenai percintaan, ia berani berbeda dengan mengangkat tema keluarga.

 

Peserta sangat antusias mendengarkan setiap pemaparan narasumber, talkshow didominasi oleh kalangan mahasiswa dari berbagai kampus. Dengan adanya talkshow entrepreneur diharapkan agar mahasiswa dapat menggali potensi yang dimilikinya untuk berwirausaha serta menciptakan suatu kreativitas dan inovasi baru dalam dunia usaha.

 

Renaldi (Farmasi 2016) selaku panitia acara menuturkan bahwa penyelenggaraan Talkshow Creativepreneur bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pemuda mengenai kewirausahaan kretaif. Diharapkan para pemuda dapat termotivasi untuk membuka usaha dan terus berkarya. Karena semua pemuda bisa berkarya. Pemuda yang memeuhi ruangan talkshow tidak hanya dari kalangan mahasiswa, adapula pelajar.  

 

“Peserta tidak hanya datang dari UNU Kaltim, namun juga dari beberapa Universitas lain seperti Universitas Mulawarman, Univeris 17 Agustus 1945, Akademi Farmasi, IAIN, AKPER Yarsi, AKPER Pemprov , SMK Farmasi, SMA Mujahidin, dan lain-lain. Selama talkshow berlangsung, sekitar 100 peserta yang hadir diberikan infomasi mengenai mendirikan dan menjalankan bisnis,” tuturnya.

 

Renaldi berharap event yang mendorong jiwa kreatif anak muda dapat selalu dijalankan oleh mahasiswa serta pemuda bisa berani untuk berwirausaha dan dengan Talkshow Creativepreneur UNU bisa dikenal masyarakat luar.  

 

“Kita akan melakukan gebrak-gebrakan baru yang lebih besar lagi utuk kemajuan UNU Kaltim,” tutupnya.

 

Ditambahkan oleh Muhammad Asri (Teknik 2015) sebagai Presiden Mahasiswa BEM IKM UNU Kaltim mengatakan bahwa Talkshow Creativepreneur bagian dari program Kementrian Keuangan BEM IKM UNU Kaltim dan rangkaian ulang tahun BEM IKM UNU Kaltim yang tepat pada tanggal 14 Mei. Adapun harapan untuk BEM IKM UNU Kaltim agar terus mempunyai semangat yang luar biasa dan tidak putus asa.  “Kita maknai 2 tahun ini dengan perjuangan,” tegasnya.

[Hanna Pertiwi | Mao Iskandar]


Artikel Terkait