SindoNews

Sub sektor pertambangan yang digolongan dalam sektor primer, merupakan bidang usaha paling banyak izinnya yang diterbitkan oleh Pemprov Kaltim selama 4 bulan terakhir.

Kaltimtoday.co - Selama periode Januari-April 2019, Kaltim menerbitkan tidak kurang 763 izin di berbagai sektor usaha. Meski begitu, mayoritas izin yang diterbitkan masih seperti sebelumnya, yakni sektor pertambangan batu bara.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim Abdullah Sani. Disebutkan Sani, izin usaha pertambangan yang diterbitkan selama Januari-April 2019 sebanyak 262 izin atau 34,34 persen. Kemudian disusul subsektor perikanan dan kelautan dengan total izin sebanyak 134 atau 17,13 persen. Kemudian subsektor perhubungan sebanyak 115 izin atau 14,44 persen.

“Untuk sektor primer, penerbitan izin di sektor pertambangan, kehutanan, dan perkebunan masih mendominasi. Totalnya 316 izin,” ujar Sani, seperti dikutip dari Antara Senin (17/6/2019).

Dirincikan Sani, selama Januari ada 96 izin yang diterbitkan, Februari 67 izin, Maret 76 izin, dan April 77 izin.

 BACA JUGA:

Realisasi Investasi Kukar dan Berau Tertinggi Se-KaltimBanjir Samarinda Mulai Surut, Perhatikan Hal Ini Saat Membersihkan Rumah

Sejak diluncurkannya Sistem Online Single Submission (OSS) pada Juli 2018, total izin yang diterbitkan melalui OSS di Kaltim sampai dengan Februari 2019 sebanyak 3.739 nomor induk berusaha (NIB) dan menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 273.122 orang. Jumlah itu terus bertambah setiap bulan.


[TOS | Antara]