REZA/KALTIMTODAY.CO

Kaltimtoday.co, Samarinda - Pemkot Samarinda setelah bertahun-tahun terlilit hutang kini mulai bernafas lega. Anggaran APBD murni tahun ini telah disisipkan khusus untuk pelunasan hutang bagi pihak ketiga. Sayangnya, administrasi yang berantakan membuat beberapa pembayaran harus ditunda.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda Toni Suhartono menyatakan, permasalahan utang-piutang seharusnya sudah dapat dilunasi. Namun, karena beberapa administrasi yang kurang lengkap, membuat beberapa pelunasan kepada kontraktor harus ditunda.

"Kami sudah siapkan Rp 45 miliar, harusnya sudah dapat melunasi semua, tapi setelah kami cek lagi di neraca ternyata ada yang sudah dianggarkan tapi belum direalisasikan karena dokumennya belum lengkap," ujar Toni Suhartono.

Sebelumnya pada 2016, Pemkot Samarinda mempunyai hutang terhadap pihak ketiga mencapai Rp 1 triliun. Utang tersebut merupakan utang dari tiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Namun setelah dicicil kini tersisa Rp 45 miliar. 

"Itu yang menganggarkan setiap OPD yang berkaitan langsung dengan pihak ketiga. Paling banyak memang kegiatan berada di Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang). Namun karena belum lengkap syarat administrasi, maka anggaran yang sudah kami sisihkan pada APBD murni diplotkan lagi untuk bayar utang," papar Toni.

Selain utang terhadap sejumlah kegiatan fisik, nyatanya Pemkot Samarinda juga menanggung utang untuk Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) terhadap sejumlah rumah sakit. Namun Toni meyakinkan, utang terhadap layanan kesehatan telah dilunasi.

Untuk diketahui, utang Pemkot Samarinda terhadap Jamkesda pernah mencapai Rp 157 miliar.

"Khusus Jamkesda sudah lunas. Baik di rumah sakit dalam kota maupun luar kota, tergantung dari klaim peserta. Lainnya masih menunggu persyaratan administrasi lengkap," tuturnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Samarinda Hero Mardanus saat dihubungi via telepon mengaku belum mengetahui nilai anggaran yang disisihkan dari APBD perubahan, khusus untuk membayar utang. 

"Saya masih diluar kota dan belum tahu. nanti saya minta sama dengan staf saya kalau sudah sampai," singkat Hero.

[RZA | TOS]