BAKRI DIDAMPINGI ISTRINYA KETIKA MENYERAHKAN SYARAT PENDAFTARAN

Kaltimtoday.co – Tahapan pendaftaran pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 2019 di Kabupaten Kutai Kartanegara sudah berjalan sejak Senin (1/7/2019) dan berakhir hari ini pukul 00.00 wita. Salah satu putra daerah terbaik Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Bakri Wahid menjadi pendaftar pertama, Senin kemarin. 

Bakri Wahid atau yang biasa disapa Bakri, merupakan pemuda dengan segudang prestasi dan pengalaman organisasi lulusan Universitas Mulawarman, kampus terbesar di Kalimantan Timur. Pernah tercatat sebagai Atlet Silat Pemerintah Provinsi Kaltim dari Perguruan Tapak Suci, Bakri pernah menjuarai berbagai kejuaraan mulai tingkat kota, provinsi hingga nasional. Bahkan Bakri pun pernah mengenyam kompetisi tingkat internasional di Johor Bahru Malaysia. 

Pengalaman organisasinya juga tak perlu diragukan. Putra kelahiran Desa Kersik, 1 Maret 1989 ini pernah menjadi Ketua Umum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat Universitas Mulawarman, Sekretaris Pimpinan Daerah Tapak Suci Samarinda, Bendahara Ikatan Pelajar Mahasiswa Kota Bontang, Ketua Ikatan Remaja Masjid Desa Kersik hingga dipercaya menjadi pelaksana tugas (Plt) Ketua Ikatan Pencak Silat Kecamatan Marangkayu. 

Bakri memang berbeda dengan pemuda desa pada umumnya. Meski sempat tinggal di Ibu Kota Provinsi Kaltim (Samarinda), kurang lebih 10 tahun, tidak membuatnya lupa dengan tanah kelahirannya. Bakri tidak silau dengan kenyamanan tinggal di kota, dia memilih kembali ke kampungnya untuk mengabdi. 

Keinginannya membangun Desa Kersik didukung penuh almarhum pamannya, Ishak yang meninggal beberapa waktu lalu. Kepada Ishak, Bakri pernah berjanji akan pulang kampung untuk membangun desanya ketika lulus kuliah. Dan janji itu pun berusaha ditunaikan dengan mendaftar kemarin, sebagai salah satu calon kepala desa.

BAKRI DIANTAR PENDUKUNG DAN KELUARGA SAAT MENDAFTAR. FOTO SETELAH PENDAFTARAN.

Kepada wartawan Kaltimtoday.co, Bakri mengatakan ingin membangun Desa Kersik dari tiga aspek. Pertama aspek agama, kedua pendidikan dan ketiga ekonomi. Ketiganya akan dituangkan dalam visi dan misi yang sudah disusun dan diserahkan kepada panitia pendaftaran Pilkades Desa Kersik. 

"Untuk gambaran kedepannya, sesuai dengan visi misi, saya akan membangun di tiga fokus utama yaitu agama, pendidikan dan ekonomi," kata Bakri setelah menyerahkan formulir dan persyaratan pencalonannya.

Untuk bidang agama, Bakri akan menjalin kerjasama dengan sekolah negeri dan swasta agar pembangunan sumber daya manusia seimbang antara pelajaran umum dan agama. Selain itu, majelis taklim untuk masyarakat umum atau peringatan hari-hari besar Islam juga akan didukung penuh. 

Dari bidang pendidikan, Bakri akan mengupayakan peningkatan kemampuan tenaga pendidik dan membantu fasilitas sekolah yang belum terpenuhi. Termasuk keinginan Bakri adanya perpustakaan untuk masyarakat umum dan kemudahan akses informasi melalui saluran internet gratis untuk warga. 

Di bidang ekonomi, Bakri ingin ekonomi kreatif tumbuh dengan dukungan pemerintah desa. Termasuk peningkatan fasilitas wisata pantai dan bantuan penanganan abrasi di sepanjang Pantai Biru Kersik. Bakri ingin jumlah kunjungan wisata meningkat sehingga jualan masyarakat laris yang berefek pada peningkatan kesejahteraan warga Desa Kersik itu sendiri. 

“Laut Kersik juga punya potensi wisata pemancingan. Kami akan bantu masyarakat melalui BUMDES dengan bantuan GPS untuk kelompok nelayan,” katanya. 

Selain itu, infrastruktur jalan dan jembatan juga akan dibangun dalam rangka mempermudah warga bekerja dan melakukan kegiatan sehari harinya. Khususnya para petani, pemilik tambak dan para pedagang. 

“Ada beberapa jalan dan jembatan juga yang perlu diturap. Itu akan kita programkan bersama masyarakat,” jelas Bakri. 

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades, Johansyah mengatakan, hari ini merupakan batas akhir pendaftaran hingga pukul 00.00 wita. Jika hanya ada satu calon, maka waktu pendaftaran akan diperpanjang selama 7 hari. "Calon kades itu minimal dua orang. Jika kurang, maka akan ada perpanjangan waktu hingga 7 hari," jelasnya.

Dari isu yang beredar, ada tiga calon yang akan maju. Tapi hingga saat ini, hanya Bakri lah yang mendaftar. "Kami dari panitia mendengar ada tiga calon yang bakal daftar. Tapi cuma Bakri saja yang baru daftar. Padahal hari ini terakhir," jawabnya lugas.

Untuk hari pencoblosan pada 17 Oktober mendatang, panitia pemilihan akan membangun tiga tempat pemungutan suara (TPS). "Kita akan mengikuti peraturan yang ada pada pemilu kemarin serta akan ada sosialisasi kembali untuk Pilkades. Warga yang mempunyai hak pilih di Kersik ini sebanyak 800 orang," tutupnya. [RZA|PAS]