Kaltimtoday.co - Bandara APT Pranoto Samarinda ditutup sementara sejak pukul 07.00 WITA hingga pukul 14.00 WITA. Penutupan bandara di Sungai Siring itu disebabkan amblesnya taxiway.  Saat ini perbaikan terus dilakukan pengelola bandara.

Sebelumnya, AirNav Indonesia mengeluarkan NOTAM nomor C2214/19 NOTAMN pada Minggu (17/3/2019) terkait pengerjaan runway di Bandara APT Pranoto. Namun setelah dikonfirmasi lebih lanjut perbaikan yang dilakukan dibagian exitway. Imbas dari kerusakan tersebut, Bandara APT Pranoto terpaksa ditutup.

Setelah dikonfirmasi, kerusakan tidak terjadi di bagian runway Bandara APT Pranoto, melainkan di bagian taxiway. Pengerjaan perbaikan di area kerusakan masih berlangsung dan ditarget selesai pada pukul 14.00 WITA. 

Sebelumnya, Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Dodi Dharma Cahyadi menegaskan, pihaknya akan bekerja maksimal untuk melakukan perbaikan secepatnya. 

“Pengaruh hujan deras, jadi tanah enggak stabil. Saat ini masih dalam proses pengerjaan,” kata Dody ketika dikonfirmasi Kaltimtoday.co. 

UPBU APT Pranoto, sebut dia, akan menginformasikan kepada masyarakat apabila kerusakan tersebut sudah berhasil diperbaiki.

Terkait bisa tidaknya pesawat Capres 02 Prabowo Subianto mendarat di Bandara APT Pranoto pukul 15.00 WITA, Dody mengaku belum bisa memberikan kepastian.

“Nanti akan kami informasikan lagi,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris BPD Prabowo-Sandi Samarinda Mursyid AR memastikan, kendati Bandara APT Pranoto sementara ditutup, namun pihaknya meyakinkan Prabowo akan tetap datang ke Samarinda. Pihaknya sudah menyiapkan pelbagai alternatif solusi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sebelumnya. 

“Segala alternatif sudah kami persiapkan. Kalau perlu pesawat tempur dipakai. Yang pasti Pak Prabowo datang ke Samarinda,” tegasnya. 

[TOS]