Kaltimtoday.co - Di media sosial beredar surat dari bupati Kukar non aktif Rita Widyasari yang memberikan dukungan kepada Makmur HAPK agar diusung oleh DPD I dan II sebagai calon gubernur dari Partai Golkar. Surat dengan tulisan tangan itu diterbitkan di Jakarta, 4 Januari 2018.

Surat dukungan itu dibubuhi materai Rp 6.000 dan tandatangan dan nama jelas Rita Widyasari bergelar Ph.D. Dalam surat selain dukungan, Rita juga meminta relawannya mendukung Makmur. Hal itu didasarkan sosok Makmur yang merupakan pekerjaan keras sehingga bisa memenangkan pertarungan.

Meski begitu, hingga saat ini surat yang beredar belum bisa dipastikan kebenarannya. Pengurus Partai Golkar dari DPD I maupun DPD II belum mengkonfirmasi kebenaran surat tersebut. Sementara Rita tidak bisa dikonfirmasi karena masih menjalani proses hukum di KPK dan berada di rumah tanahan.

Seperti diketahui, saat ini Partai Golkar belum mengumumkan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur yang diusung di Pilgub Kaltim. Meski begitu sejumlah nama santer disebutkan bakal diusung, meliputi Makmur HAPK, Andi Sofyan Hasdam, dan Hetifah. 

Berdasarkan informasi yang diterima Kaltimtoday.co, DPP Partai Golkar baru akan mengumumkan calon yang diusung pada 7 Januari 2018. Tepat sehari sebelum masa pendaftaran di KPU Kaltim 8 Januari 2018.

Makmur HAPK merupakan kandidat terkuat. Mantan bupati Berau ini pernah menjabat dua periode di Bumi Batiwakkal. Dia sekarang menjabat sebagai ketua harian DPD Golkar Kaltim. Beberapa bulan lalu, dirinya juga dipercaya menahkodai IKA FISIP Unmul.

"Kalau saya selalu siap untuk maju. Bukan untuk mundur," jawab Makmur kepada media pada Jumat (29/12) tahun lalu.

Pernyataan itu disampaikan Makmur setelah 8 dari 10 DPD II Golkar kabupaten/kota resmi merekomendasikan namanya agar diusung beringin di Pilgub Kaltim.

[Mao Iskandar] 


Artikel Terkait