Kaltimtoday.co - Pilgub Kaltim memaksa Rusmadi yang juga sekprov Kaltim mundur dari jabatannya sebagai syarat mendaftar di KPU Kaltim. Kemarin (10/1), Rusmadi resmi mundur dan langsung digantikan Asisten I Setprov Kaltim Meiliana. 

Penunjukkan Meiliana dilakukan langsung Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, sesaat setelah menerima surat dari Rusmadi. Saat itu juga, Awang mengumpulkan seluruh asisten dan pejabat teras di lingkungan Pemprov Kaltim.

"Kami semua langsung dikumpulkan," jelas Meiliana kemarin. 

Meiliana mengaku kaget karena ditunjuk langsung saat itu juga. Namun, Meiliana juga sudah mengaku siap dengan tugas baru itu karena sebelumnya dia juga pernah jadi pelaksana tugas di Pemkot Samarinda 2015 silam.

"Saya terima kasih sudah dipercaya dan saya siap. Saya sudah beberapa kali jadi plt jadi enggak ada masalah," ungkapnya. 

Rusmadi harus mundur dari jabatan nomor satu di lingkungan PNS se-Kaltim tersebut karena mengikuti Pilgub Kaltim 2018. PNS yang ikut berpolitik diwajibkan meninggalkan statusnya sebagai PNS. Hal itu termaktum dalan UU ASN dan UU 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.


[Slamet Riyadi]