Kaltimtoday.co - Mendapatkan perolehan suara 66.487, Hetifah Sjaifudian selaku calon legislatif DPR - RI Dapil Kalimantan Timur menggelar buka puasa bersama dengan keluarga, tim sukses, masyarakat, dan awak media. 

Acara buka puasa bersama sekaligus syukuran atas kemenangannya  berlokasi di Rumah Aspirasi Hetifah jalan AW Syahranie pada Sabtu (11/5/2019).

Setelah acara selesai, Hetifah mengungkapkan, target 60 ribu suara hanya dalam rangka melihat prediksi suara. 

"Karna kita kontestasi, kita melihat tingkat partisipasi berapa, metode konversi suara seperti apa. Jadi menurut saya, menang kalah itu tergantung. Terpenting, kita berbuat sebaik- baiknya meraih kepercayaan masyarakat untuk memilih," ucapnya kepada Kaltimtoday.co.

Hetifah juga menuturkan, pemilu tahun 2019 lebih dinamis dibandingkan dengan tahun 2014 lalu. Pemilu kali ini menjadi pengalaman baru bagi masyarakat dikarenakan ini termasuk pemilu serentak.

Salah satu kedinamisan pemilu yaitu jumlah kotak suara yang banyak. Sehingga masyarakat perlu teredukasi.

"Sempat ada curhatan masyarakat yang mendukung saya. Sebenarnya ingin mencoblos saya, namun karena tidak mengerti, mereka mencoblos partai saja," kata politisi partai Golkar.

Perjuangan yang akan Hetifah lakukan setelah kembali bekerja ialah meminta pemerintah provinsi (Pemprov) untuk memfasilitasi DPR - RI untuk bertemu para OPD terkait mengenai isu Kaltim yang bisa menjadi prioritas bagi anggota dewan.

"Kami ingin bekerja sama dengan pemprov. Kalau bisa diadakan pertemuan rutin antara Pemprov dan seluruh DPR - RI serta DPD - RI yang mewakili Kaltim," paparnya.

Selama ini,  ucap Hetifah, 12 anggota dewan DPR - RI dan DPD - RI  Dapil Kaltim, tidak mempunyai kesempatan untuk berkumpul. Ia mencontohkan pertemuan Musrenbang. 

"Di Musrenbang, kami ingin Pemprov ada upaya untuk kita hadir sebagai narasumber dalam memaparkan isu di Kaltim. Jadi kita tidak jadi penonton saja," ujarnya.

Hetifah optimis seluruh caleg yang terpilih memiliki integritas dan motivasi yang selaras.

[DSY | TOS]