Kaltimtoday.co - Meski diterjang banjir dahsyat, penerbangan di Bandara APT Pranoto tidak ada yang mengalami cancel flight.

Hal itu disampaikan langsung Kepala UPBU APT Pranoto Dody Dharma Cahyadi. Dody menyebutkan, total pelayanan terbang di bandara sebanyak 19 pergerakan pesawat. namun, sama sekali tidak ada yang mengalami cancel flight. Penerbangan di Bandara APT Pranoto selesai pada pukul 18:24 Wita, yaitu penerbangan menuju Bandara New Yogyakarta.

"Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang membantu. Sehingga penumpang bisa melewati banjir ke Bandara APT Pranoto," ujar dia. 

Seperti diketahui, hujan mulai mengguyur  Samarinda sejak Sabtu, (8/6/2019) hingga Minggu, (9/6/2019) mengakibatkan beberapa wilayah di Samarinda tergenang banjir. Kondisi banjir tersebut juga ikut memutus akses utama menuju Bandara APT Pranoto Samarinda, di Jalan DI Pandjaitan dan kawasan Lempake. Akibatnya banyak penumpang yang mengejar penerbangan tertahan di wilayah tersebut.

Mengantisipasi hal tersebut pihak Posko Terpadu Bandara APT Pranoto Samarinda dan beberapa stakeholder seperti kepolisian, TNI, Basarnas, BPBD, tim pemadam kebakaran, Palang Merah Indonesia, saling bekerjasama guna mengangkut para penumpang yang akan melakukan penerbangan.

“Pagi tadi ketika banjir di seputaran Perumahan Alaya dan Lempake, dari pihak kepolisian, TNI, dan Basarnas serta salah satu mobil pengangkut elpiji melakukan pengangkutan penumpang yang hendak menuju bandara, dan kemudian dari kami pihak juga menyiapkan bus operasional untuk mengangkut penumpang menuju bandara,” tambahnya

Dikatakannya, operasional penerbangan di Bandara APT Pranoto sempat mengalami gangguan karena cuaca buruk karenajarak pandang yang minim. Akibatnya beberapa penerbangan harus delay dan ada yg harus divert ke Balikpapan. Namun, keseluruhan penerbangan bisa diakomodir dan bisa terselesaikan meskipun melewati batas operasional bandara.

Apresiasi tinggi dia berikan kepada stakeholder terkait dalam upaya tanggap mitigasi banjir yang terjadi. Dalam hal tersebut adalah kerjasama antara kepolisian, TNI, Basarnas, BPBD, Tim Pemadam Kebakaran, Palang Merah Indonesia, Dinas Perhubungan Samarinda, dengan pihak UPBU APT Pranoto Samarinda dalam hal ini adalah berusaha mengangkut penumpang yang akan melakukan penerbangan, dengan beberapa mobil- mobil besar yang mampu menerobos area banjir tersebut. Beberap mobil disiapkan dalam hal mengangkut penumpang menuju bandara diantaranya adalah, 1 unit bus dari UPBU APT Pranoto Samarinda, 2 unit truck dar Kodim Samarinda, 2 unit truck dari Polresta Samarinda, 1 unit truck dari Basarnas Samarinda, 2 unit truck dari perusahaan distributor gas, dan 7 unit bus dari Damri.

“Berkat bantuan stakeholder operasional bandara berangsur lancar,” pungkasnya. 

[TOS]