Kaltimtoday.co - Tahun pertama kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Isran Noor-Hadi Mulyadi dipastikan tidak ada proyek infrstruktur besar baru yang dikerjakan. Pasalnya, Isran-Hadi harus terlebih dahulu menyelesaikan proyek yang sampai hari ini belum selesai. Seperti Jalan Tol Samarinda-Balikpapan, Jembatan Mahakam IV, Jembatan Pulau Balang, dan KEK MBTK Maloy. 

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, pihaknya akan berpedoman terhadap visi dan misi yang sudah disusun. Salah satu misinya pada 2019 adalah menyelesaikan proyek infrastruktur yang belum selesai. Sebab, jika tidak dilanjutkan proyek dipastikan mangkrak dan merugikan daerah. Sudah ratusan miliar bahkan triliunan rupiah mengucur untuk pembangunan infrastruktur tersebut. 

“Saya fokus selesaikan yang sedang dikerjakan,” ungkap Isran Noor ditemui di kantornya, Kamis (13/12/2018). 

 

Disebutkan Isran, salah satu yang akan menjadi fokus pemerintahannya dalam bidang infrastruktur adalah penyelesaikan pembangunan Jembatan Mahakam IV. Saat ini, pembangunan jembatan sudah berjalan baik. Meski proyek mengalami sedikit keterlambatan. Sehingga diragukan bisa selesai tepat waktu. 

"Jembatan itu sudah selesai dengan urusan anggaran. Sudah dianggarankan di APBD Perubahan 2018. Kalau tidak selesai akhir tahun ini, sisanya diluncurkan lagi di APBD 2019,” jelasnya.

Pria yang sebelumnya menjabat Bupati Kutai Timur ini memprediksi, penyelesaian Jembatan Mahakam IV tidak akan molor terlalu jauh dari target. Sehingga, pihaknya tak perlu menjatuhkan sanksi.

“Mungkin selesai akhir tahun ini. Tapi baru bisa dilintasi 2019. Jadi tidak perlu disanksi,” pungkasnya. 

[WAL]