Kaltimtoday.co - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim kembali menggelar sosialisasi tata cara pencoblosan surat suara Pemilu 2019. Kali ini sosialisasi diberikan kepada warga di Perumahan Pondok Indah Alam Jalan AW Syahranie Samarinda, Selasa (9/4/2019).

Puluhan warga yang menghadiri sosialisasi antusias untuk berdiskusi tentang tata cara pencoblosan ketika pemilu berlangsung pada 17 April mendatang. 

Sebagian permasalahan yang diutarakan warga antara lain banyaknya surat suara yang harus dicoblos dan domisili mereka yang tidak sesuai dengan KTP.

Sekretaris KPU Kaltim Syarifuddin Rusli mengatakan, sosialisasi ini akan membantu pemilih dalam pemilu nanti. Sosialisasi berupa tata cara ketika datang ke TPS, pada saat di bilik suara, hingga setelah mencoblos.

"Sosialisasi ini supaya mereka bisa mencoblos dengan benar sehingga suara mereka sah," kata Syarifuddin pada Kaltimtoday.co. 

Syarifuddin meminta masyarakat untuk teliti terlebih dahulu dan tidak terburu-buru dalam menentukan pilihannya. Sebelum berada di bilik suara, masyarakat harus mengecek surat suara. Apabila rusak, masyarakat langsung melaporkan ke petugas TPS. Ketika di bilik suara, masyarakat harus memperhatikan nama dan nomor urut caleg. 

Selain itu, dia juga meminta masyarakat untuk menggunakan hak suaranya dalam pemilu. Karena, suara mereka menjadi penentu wakil-wakil rakyat di pemerintahan.

"Ini pemilihan pemimpin. Bukanlah pemilihan asal-asalan. Apalagi kalau Golput, jangan ikut mengkritisi apapun kebijakan pemimpin yang terpilih nanti," tegasnya. 

KPU RI mentargetkan 77,5 persen masyarakat turut berpartisipasi dalam Pemilu 2019. KPU Kaltim berharap target itu dapat terpenuhi. KPU Kaltim sendiri mengaku sudah siap menghadapi pemilu yang menghitung hari lagi.

[DSY | TOS]