Kaltimtoday.co - Sebagai akses utama menuju Bandara APT Pranoto, banjir di Jalan DI Pandjiatan jadi momok menjengkelkan ketika musim penghujan seperti saat ini. Pasalnya, calon penumpang pesawat terancam mengalami kerugian jika sampai terjebak banjir.

Tidak ingin hal itu terjadi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim mensiasati dengan memberikan petunjuk jalan alternatif. Jalan ini dipastikan aman dari banjir. Meski waktu tempuh ke Bandara APT Pranoto akan jauh lebih lama. 

Kepala Dishub Kaltim Salman Lumiondong menuturkan, dengan menggunakan jalan alternatif warga bisa bebas dari banjir di Jalan DI Pandjaitan. Jalan alternatif untuk menghindari banjir ada di Perumahan Bumi Sempaja. Jalan itu tembus hingga pertigaan di dekat Terminal Lempake. 

“Jalan alternatif aman, bahkan bebas hambatan,” ujar Salman. 

Keyakinan itu disampaikan dia setelah menjajal langsung jalan alternatif tersebut. Menurutnya, hal itu penting diketahui masyarakat luas agar ketika hujan lebat dan terjadi banjir di jalan utama warga bisa beralih ke jalan alternatif. 

Jika tidak, ngoto menggunakan jalan utama, maka risiko tertinggal pesawat menjadi lebih besar. Pasalnya, ketika hujan lebat jalan DI Pandjiatan terendam banjir cukup tinggi. Nyaris tidak ada kendaraan yang bisa melintas. Bahkan kemacetan terjadi puluhan kilometer. Baik dari arah Kota Samarinda maupun dari arah Bontang. 

“Saya sudah buatkan rambu-rambunya, tidak akan tersesat. Siapkan memang waktu satu atau dua jam ke bandara, saya jamin lewat jalan alternatif tidak banjir dan macet,” pungkasnya. 

[WAL]


Artikel Terkait