Kaltimtoday.co - Banjir berkepanjangan di Samarinda menyadarkan banyak pihak. Mereka bahu membahu membuka posko bantuan dan dapur umum. Salah satu posko bantuan yang dibangun warga berada di halaman Masjid Al Makruf yang kebetulan juga terdampak banjir. Ikata Remaja Masjid dan Pengurus Al Makruf menerima dan menyalurkan bantuan pada korban banjir yang ada di sekitar mereka. 

Sejak posko ini dibangun kemarin, bantuan terus mengalir. Banyak warga yang menyumbang sembako dan air mineral. Bantuan yang datang dari para donator langsung diserahkan kepada para korban yang sudah terdata oleh IRMA, sehingga bantuan tersebut tak menumpuk di posko.

Pengurus Masjid Bidang Pemuda dan Pembina IRMA H. Abdul Rofik mengatakan, masjid di tengah tengah musibah harus juga dirasakan kehadirannya. Masjid tidak hanya jadi sarana ibadah, tapi juga berfungsi sebagai pusat kegiatan atau amal sosial seperti membantu korban banjir kali ini. 

"Kami yakin banyak dermawan yang ingin menyalurkan bantuan mereka. Karena itu kami hadir memfasilitasi para donatur ini," kata Abdul Rofik. 

Selain posko bantuan, pengurus masjid juga membuka dapur umum. Mereka memasak bahan bantuan dari donatur lalu menyalurkannya di jam-jam makan. Para korban banjir mendapat pasokan makanan dua kali sehari mulai dari 300 bungkus sampai 1.000 bungkus makanan. 

"Alhamdulillah kita dibantu 212 Mart dan lain lain. Kita sudah salurkan ke kawasan dr Sutomo, Ruirahayu, Gelatik, Merak sampai Pemuda. Kami bagikan siang dan malam. Kalau ada yang mau sumbang, silakan ke posko, kami siap salurkan," ungkap Rofik. [PAS]