MEGA ASRI/KALTIMTODAY.CO

Kaltimtoday.co, Bontang - Karyawan Pupuk Kaltim yang ditempatkan di Sekretariat Perusahaan, yakni Bella Indi Sulistyo, mengalami nasib buruk pada Senin (8/7) pagi. Pasalnya, saat hendak memanaskan mobil Avanza miliknya sekira pukul 05.45 Wita, mantan karyawan PT KDM itu malah kena todong pelaku perampokkan di rumahnya di Jalan Enggang Blok F-3 RT 38, Kelurahan Belimbing, Bontang Barat.

Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti melalui Kasubag Humas Iptu Suyono mengatakan saat ditodong, pelaku menggunakan pisau badik. Kemudian korban dibawa masuk ke rumahnya dan penodongan diganti dengan pisau dapur.

"Saat itu terjadilah upaya-upaya pencurian dengan kekerasan," kata Suyono, Senin.

Dari tangan korban, pelaku berhasil mengambil mobil korban yakni Avanza nopol B 1564 KRE, handphone merek Samsung, buku rekening BRI, dan uang tunai Rp 500 ribu. Kejadian pencurian dengan kekerasan tersebut masih dilakukan penyelidikan oleh Sat Reskrim Polres Bontang, yang sebelumnya sudah dilakukan olah TKP Senin pagi kemarin. 

"Pelaku menggunakan tutup muka dan  kaos tangan, serta jaket hitam saat melakukan aksinya," terang Suyono.

Data tersebut diambil dari keterangan korban yang kemudian menjadi dasar polisi melakukan penyelidikan. Termasuk, lanjut Suyono, barang yang ada di TKP yang bukan milik korban.

"Sampai saat ini polisi masih mencocokkan sidik jari dan barang-barang yang tertinggal," ujarnya.

Sat Reskrim Polres Bontang masih mendalami barang-barang yang ditemukan dan dari informasi lain. Soal identitas yang ditemukan di TKP, polisi tak bisa memastikan apakah itu milik pelaku atau bukan.

"Masih perlu pendalaman, makanya Reskrim dan INAFIS sedang melakukan pencocokkan yang dibantu Disdukcapil Bontang," ujarnya.

Sementara itu, korban atas nama Bella menceritakan kronologis kejadian yang menimpa dirinya. Ia menyebut, sudah menjadi kebiasaan rutin bagi dirinya memanaskan mobil sekira pukul 05.45 Wita. Saat membuka pintu, tiba-tiba ada pelaku yang sudah menodongkan badiknya. Saat disekap di dalam, ia diminta pelaku untuk tiarap. Namun karena bukan olahragawan maka ia tak gesit melakukannya dan membuat pelaku emosi hingga menendang kepala sebelah kanan korban dan leher sebelah kiri. Saat posisi telungkup, pelaku menginjak punggung korban.

"Saya juga tidak mengira jika ada orang dibalik pintu samping saat saya hendak memanaskan mobil," terang Bella.

Bella menyebut, pelaku memang hanya membutuhkan uang. Meski tangan, kaki, mulut dan mata korban ditutup, pelaku hanya sempat menanyakan pin ATM pada korban.

"Dia (pelaku) bilang kalau  ATM ini tidak bisa saya akses, dia mengancam akan kembali lagi," kata Bella. 

Sekira pukul 15.26 Wita, mobil milik korban ditemukan di Warung Panjang Bukit Soeharto. Namun pelaku kabur, dan masih dalam pencarian Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Bontang.

[RI | TOS]