REZA/KALTIMTODAY.CO

Kaltimtoday.co - Kementerian Pertahanan RI Kaltim melakukan pembinaan terhadap mahasiswa dan organisasi masyarakat dalam menjaga ketahanan nasional yang dilaksanakan di Universitas 17 Agustus Samarinda, Kamis (27/06/2019).

Acara yang bertajuk "Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Melalui Pembinaan Resimen Mahasiswa Provinsi Kaltim 2019," sangat diminati oleh kaum milenial. Tidak hanya pemberian materi, Kemenhan juga memberikan pelatihan baris berbaris, lomba-lomba serta diskusi di luar ruangan.

Kegiatan tersebut dimulai dengan materi yang isi oleh Plt. Kakanwil Kemenhan Kaltim Kolonel Inf Gema Repelita. SH., M.Si, Komandan Menwa Samarinda Erwin serta Alumni resimen mahasiswa M H Batubara.

Seusai pemaparan materi, panitia memberikan waktu untuk peserta memberikan pertanyaan kepada pemateri. Billy Atmaja salah satu peserta memberikan menanyakan tentang ancaman warga negara asing yang masuk tanpa izin serta banyaknya kasus berita hoax yang menyebar.

Gema Repelita menjelaskan, bahwa di zaman modern sekarang pemuda sangat rawan tersentuh berita hoax. Untuk itu sangat perlu diberikan wawasan tentang ketahanan negara secara luas dalam menyaring sebuah pemberitaan.

"Kami harus melakukan pendekatan secara persuasif untuk memikat hati para pemuda dan turut serta menjaga ketahanan negara melalui persatuan dan kesatuan serta tidak membeda-bedakan satu sama lain agar tidak terpecah karena berita yang tidak ada kejelasan,” jelasnya. 

Gema menambahkan bahwa Indonesia sudah memiliki badan cyber yang dapat memeriksa dan memberantas berita yang mengandung unsur pemecahan bangsa. Selain itu, dia juga meminta agar masyarakat terutama pemuda yang hadir dalam seminar untuk tidak langsung mempercayai berita-berita tersebut.

"Jangan langsung mengambil kesimpulan dalam satu berita, lebih baik ditelusuri terlebih dahulu, jangan sampai ikut terprovokasi terhadap berita yang mempunyai unsur perpecahan," tutupnya.

[RZA | TOS | ADV]