Kaltimtoday.co - Mabes Polri akhirnya menyerahkan Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif ke Kejari Samarinda, Jumat (16/11). Alphad ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan. 

Alphad diserahkan rombongan Mabes Polri yang berjumlah 7 orang. Rombongan dipimpin AKBP Thomas Panji. Alphad yang resmi ditetapkan sebagai tersangka bakal ditahan di Rutan Sempaja. 

Rombongan Mabes Polri menyerahkan tersangka dan BAP (berita acara pidana) tahap dua ditemani dua orang dari Kejagung RI. Rombonga  berangkat dari Polresta Samarinda bersama Alphad Syarif  yang sempat dititipkan satu malam terkait laporan seorang pengusaha atas dugaan penipuan senilai Rp 15 Miliar.

Tersangka Alfhad tiba di Kejari Samarinda, Jumat (16/11/18) sekitar pukul 08.10 Wita dengan menggunakan mobil Kijang Innova Silver KT 1924 DO dan langsung menuju ruang pidana umum untuk menjalani pemeriksaan. Setelah kurang lebih satu jam menjalani pemeriksaan administrasi di ruang Pidum, Alphad yang mengenakan rompi orange langsung dibawa petugas ke rutan Sempaja dengan menggunakan mobil tahanan Kejari Samarinda.

Belum diperoleh informasi dari Kejari Samarinda, siapa jaksa penuntut umum yang akan menuntut Alphad di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, termasuk pelimpahan berkas perkaranya ke PN Samarinda.

Seperti diketahui, Alphad ditetapkan tersangka penipuan dan penggelapan dengan pelapor atas nama Adam Malik, berdasarkan Laporan Polisi (LP) No: LP/B/1105/XI/2016/ Bareskrim pada 3 November 2016. 

Alphad sempat dianggap tidak koperatif karena sering menghindari panggilan pemeriksaan penyidik. Alphad sebelumnya sudah dipanggil sebanyak dua kali. Namun tidak hadir menghadap penyidik. 

[TOS]