Kaltimtoday.co - Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Pemprov Kaltim yang digelar Rabu, (9/1/2019) bakal berlangsung sederhana. Pemprov tidak mengadakan pesta besar-besaran. Hanya menggelar tarian massal yang diikuti 3.000 orang. 

Hal itu disampaikan Pj Sekprov Kaltim Meiliana. Dia menyebutkan, persiapan untuk HUT Pemprov Kaltim ke-62 sudah matang. Selasa (8/1/2019) akan dilakukan gladi bersih. Selanjutnya,  Rabu (9/1/2019) dilakukan puncak acara. 

“Hari ini (8/1/2019) semua petugas upacara dan pengisi hiburan melakukan persiapan,” kata Meiliana. 

Disebutkan dia, tahun ini, HUT Pemprov Kaltim akan dimeriahkan penampilan tarian massal 3.000 orang. Berbeda dari perayaan  sebelumnya yang menampilkan 5.000 penari, hingga memecahkan rekor MURI. 

Meski begitu, Meiliana menyatakan, perbedaan jumlah penari tak membuat perayaan HUT kehilangan kemeriahan.

Pasalnya tarian yang dibawakan tiga ribu penari ini punya keunikan tersendiri dibanding tarian sebelumnya.

"Tarian ini dibawakan 3.000 orang yang berasal dari selurus instansi di Kaltim, organisasi wanita, serta masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, keunikan lainnya, tambah dia, para penari akan memadukan tarian khas  dari 10 kabupaten/kota yang ada di Kaltim.

“Jadi ajang promosi dan kolaborasi kekhasan daerah,” tuturnya. 

HUT Pemprov Kaltim tahun ini mengangkat tema: “Mewujudkan Masyarakat Kaltim Berdaulat Untuk Indonesia Sejahtera”. Tema itu sesuai dengan visi-misi kepemimpinan baru di Pemprov Kaltim di bawah Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi.

Dipaparkan mantan Pj wali kota Samarinda itu, HUT Pemprov Kaltim tahun ini menelan biaya kurang dari Rp 500 juta. Lebih hemat dari tahun-tahun sebelumnya. 

“Ya, anggaran paling banyak hanya untuk keperluan konsumsi dan promosi, seperti baliho. Tapi kami tetap berharap meskipun sederhana, acaranya meriah," pungkasnya. 

[WAL | TOS]