Kaltimtoday.co - Belum ada kata terlambat. Mengurangi sampah kantong plastik bukan hal mustahil. Lewat aturan tegas, kebiasaan menggunakan kantong plastik dapat dikurangi.

Tahun ini, Pemkot Samarinda akan menerapkan aturan tegas untuk mengurangi pemakaian kantong plastik. Ditetapkan melalui peraturan wali kota. Disosialisasikan mulai 21 Januari 2019. 

Sosialisasi rencananya berlangsung selama 3 bulan hingga, 21 April 2019. Setelah itu, seluruh usaha retail, toko, swalayan dilarang melayani penjualan dengan menggunakan kantong plastik. 

Masyarakat diminta untuk belanja menggunakan tas yang ramah lingkungan. Di bawa sendiri dan bisa dipakai berulangkali. 

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda Nurrahmani. Dia menyebutkan, saat ini di Kota Tepian dililit masalah tingginya limbah dari kantong plastik yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA). Dari total 500 ton sampah yang masuk ke TPA, 40 persennya berasal dari kantong plastik. Diharapkan, melalui aturan tersebut, volume sampah, khususnya dari kantong plastik dapat dikurangi. 

“Sementara sosialisasi dulu, setelah sosialisasi kami harap tidak ada lagi alasan ritel modern untuk tetap menggunakan kantong plasti. masyarakat juga harus mendukung gerakan ini agar terlaksana dengan baik dan sesuai harapan,” katanya kepada Kaltimtoday.co. 

Disebutkan perempuan yang akrab disapa Yama itu, sebelumnya, di lingkup Pemkot Samarinda, wali kota, sudah menerbitkan surat edaran tentang penggunaan kemasan air isi ulang alias tumbler. 

“Setelah perwali disahkan, semua pihak harus menaati,” tuturnya. 

Dalam perwali yang disahkan tersebut mengatur sanksi-sanksi. Mulai dari sanksi administrasi hingga pencabutan izin usaha.

“Setiap ada aturan pasti ada sanksi. Tapi, sanksi bertahap. Sanksi tertulis, hingga sanksi berat menanti,” pungkasnya.

Diketahui, sebelum Samarinda menerapkan kebijakan tersebut, Pemkot Balikpapan terlebih dulu melakukan pelarangan penggunaan kantong plastik di seluruh ritel di Kota Minyak. Aturan tersebut diberlakukan pada Juli 2018. Teranyar, Pemkot-DPRD Balikpapan akan segera menerbitkan atura yang lebih tegas melalui peraturan daerah. 

[WAL | TOS]