REZA/KALTIMTODAY.CO

Kaltimtoday.co, Samarinda - Mulai 8-22 Juli 2019, warga Gang Nibung sampai Jembatan Perniagaan harus memindahkan barang dan membongkar rumahnya untuk normalisasi aliran Sungai Karang Mumus (SKM). Kawasan ini masuk dalam program untuk mengurangi permasalah banjir di Kota Tepian.

Kepala Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ananta Fahrurozi memaparkan, warga bantaran SKM harus segera memindahkan barang-barangnya. Pasalnya, mulai 8-22 Juli, pemkot akan memulai proyek pengerukan sedimentasi dan penertiban di area bantaran SKM segmen Gang Nibug hingga Jembatan Perniagaan.

"Kami sudah sosialisasikan. Nanti 22 Juli, pengerukan di bantaran SKM segmen itu harus bersih dari rumah-rumah warga," ujarnya saat ditemui di kantornya, Selasa (2/7/2019).

Sebelum itu, warga yang berada di bantaran SKM sudah mendapatkan surat edaran agar secepatnya pindah karena akan diadakan proyek normalisasi aliran sungai, 22 Juni 2019.

Akan tetapi, dalam edaran tersebut tidak ada kepastian bantuan untuk warga swadaya oleh masyarakat. Pemkot hanya menyebutkan akan segera dilaksanakan proyek normalisasi aliran sungai.

Ananta menambahkan, proyek normalisasi ini akan dimulai pada 8 Juli dengan mengambil daerah yang sudah bebas.

"Proyek akan mulai 8 Juli juga di lahan yang sudah bebas. Warga yang tinggal di area itu secepatnya pundah," ucapnya.

Beriringan dengan proyek yang berjalan, Ananta mengatakan, akan mendata kembali berapa jumlah rumah warga yang berada di bantaran SKM di kawasan Gang Nibung hingga Jembatan Perniagaan yang terkena pembongkaran proyek normalisasi. Pasalnya, data 42 rumah masih bersifat sementara.

[RZA | TOS]