Kaltimtoday.co - Aksi saling pukul antara driver ojek online dan sopir angkot kembali terjadi di Samarinda. Lokasi baku hantam berada di sekitar Terminal Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Selasa (23/1). Peristiwa terjadi sekira pukul 12.00 Wita.

Disebutkan saksi di lapangan peristiwa itu melibatkan puluhan driver ojek online dengan mengenakan helm dan jaket hijau. Meski begitu, kejadian tersebut tidak dibiarkan meluas dan semakin parah.

Aparat kepolisian dari Polsek Samarinda Utara langsung mendatangi lokasi. Sejumlah driver ojek online dan sopir angkot digiring ke Polsek Samarinda Utara untuk didamaikan.

Hingga berita ini diturunkan proses damai masih terus diupayakan.

Ceos antara driver ojek online dan sopir angkot di Kota Tepian ini bukan kejadian pertama. Tahun lalu, 8 Maret, peristiwa serupa sempat terjadi. Para sopir angkot menilai keberadaan ojek online telah membuat pendapatan menurun secara drastis.

Selain itu, keberadaan ojek online juga dinilai menyalahi aturan. Ojek online dianggap tidak sesuai Undang-Undang 22 Tahun 2009.


[Mao Iskandar]