PEMPROV KALTIM

Kaltimtoday.co - Banjir yang melanda Samarinda, Tenggarong, Bontang, Paser, Sangatta dan beberapa daerah di Kaltim sejak, Minggu (9/6/2019) terus dipantau Gubernur Kaltim Isran Noor.


Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kaltim melaporkan korban banjir yang sudah mengungsi mencapai 2.300 jiwa dan lebih dua ribu lainnya belum mengungsi. Secara keseluruhan korban banjir kali ini diprediksi mencapai lebih 5 ribu jiwa.


"Kita sangat prihatin dengan musibah banjir yang melanda beberapa daerah di Kaltim. Saya berharap masyarakat tetap tabah menghadapi cobaan ini," kata Isran Noor, Senin (10/6/2019).
Isran menambahkan Pemprov Kaltim sudah berkoordinasi dengan para bupati dan walikota terdampak banjir untuk melakukan langkah-langkah antisipasi dan penanganan bantuan serta evakuasi korban bahkan mendirikan dapur umum.

PEMPROV KALTIM

Curah hujan yang tinggi dan terjadinya pendangkalan Sungai Karang Mumus, Sungai Karang Asam dan Sungai Air Putih diperkirakan menjadi penyebab banjir. Gubernur memprediksi pendangkalan dari ketiga sungai tersebut sudah mencapai 75 hingga 80 persen.

Melalui Satpol PP Kaltim, Dinas Sosial dan BPBD, Pemprov Kaltim juga memberikan bantuan kepada para korban, bekerja sama dengan instansi teknis dan para relawan.


[TOS | PEMPROV KALTIM]